TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
2월 02, 2026
2 min read
1

Pasar saham Norwegia mengakhiri sesi perdagangan Senin dengan penurunan, dengan indeks acuan Oslo OBX turun sebesar 0,24%. Penurunan ini terutama dipengaruhi oleh kerugian di sektor-sektor utama, termasuk Media, Transportasi, dan Keuangan Diversifikasi.
Di antara saham dengan kinerja terburuk pada indeks OBX sesi ini adalah Tomra Systems ASA (OL:TOM), yang turun 2,03%, dan SalMar ASA (OL:SALM), yang turun 1,92%. Sentimen pasar secara keseluruhan negatif, dengan 156 saham melemah dibandingkan 105 saham yang menguat.
Di sisi positif, Storebrand ASA (OL:STB) muncul sebagai saham berkinerja terbaik, naik 1,90%, diikuti oleh DnB ASA (OL:DNB) yang bertambah 1,52%.
Tren negatif meluas ke pasar komoditas, dengan penurunan signifikan pada harga minyak. Minyak mentah untuk pengiriman Maret turun 4,89%, sementara minyak Brent untuk pengiriman April turun 4,66%. Di pasar valuta asing, Krone Norwegia melemah, dengan pasangan EUR/NOK naik 0,59% dan pasangan USD/NOK menguat 1,06%.
Penurunan luas di seluruh ekuitas, ditambah dengan jatuhnya harga komoditas dan melemahnya Krone, menunjukkan sentimen penghindaran risiko di kalangan investor. Pelaku pasar kemungkinan akan memantau indikator ekonomi global dan tren harga energi untuk arah di masa depan.
T: Indeks mana yang mencerminkan kinerja pasar saham Norwegia?
J: Oslo OBX adalah indeks acuan untuk Bursa Efek Oslo, yang terdiri dari 25 saham paling likuid.
T: Apa faktor utama di balik penurunan pasar?
J: Penurunan ini terutama didorong oleh kerugian di seluruh sektor Media, Transportasi, dan Keuangan Diversifikasi, diperparah oleh penurunan signifikan harga minyak global.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait