Komunitas
TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Apr 23, 2026
2 min read
21

Rata-rata saham Nikkei Jepang melampaui level 60.000 untuk pertama kalinya, didorong oleh reli signifikan pada saham teknologi dan sentimen risiko global yang membaik. Pencapaian ini diraih menyusul perkembangan geopolitik positif yang meredakan kekhawatiran investor.
Pada pukul 12.10 GMT, Nikkei naik 0,34% menjadi 59.790 setelah sempat melampaui batas bersejarah tersebut. Sebaliknya, indeks Topix yang lebih luas turun 0,7% menjadi 3.718,59, menunjukkan reli yang sempit. Data breadth pasar menunjukkan 158 komponen Nikkei melemah sementara hanya 42 yang menguat, menyoroti bahwa kenaikan terkonsentrasi pada sektor-sektor tertentu.
Sektor teknologi menjadi pendorong utama kinerja indeks. Investor teknologi SoftBank Group menjadi pemain yang menonjol, melonjak 8,9%. Saham-saham terkait chip juga mencatat kenaikan kuat, dengan Advantest naik 2,65% dan Tokyo Electron naik 0,81%. Reli ini semakin didukung oleh berita bahwa AS memperpanjang gencatan senjata dengan Iran, yang membantu meningkatkan sentimen pasar secara keseluruhan.
Rekor tertinggi Nikkei terutama didorong oleh lonjakan terkonsentrasi pada saham teknologi berkapitalisasi besar, sementara pasar yang lebih luas menunjukkan tanda-tanda kelemahan. Arah pasar di masa depan kemungkinan akan bergantung pada momentum berkelanjutan sektor teknologi dan stabilitas geopolitik yang berkelanjutan.
T: Apa alasan utama lonjakan Nikkei?
J: Lonjakan ini terutama didorong oleh reli saham teknologi utama, yang dipimpin oleh SoftBank Group, dan sentimen investor yang membaik dari berita geopolitik positif.
T: Apakah seluruh pasar Jepang naik?
J: Tidak, reli ini tidak meluas. Meskipun Nikkei mencapai rekor tertinggi baru, indeks Topix yang lebih luas turun, dan lebih banyak saham yang melemah daripada yang menguat di dalam Nikkei itu sendiri.
Sumber: Reuters via Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.