Komunitas
TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Mei 05, 2026
2 min read
37

Nike menghadapi peningkatan pengawasan karena para penjual pendek (short seller) meningkatkan taruhan terhadap perusahaan, mencerminkan kekhawatiran yang berkembang atas upaya pemulihan yang berkepanjangan. Data menunjukkan bahwa 4,67% saham Nike dipinjamkan, sebuah proksi untuk short selling, peningkatan lebih dari sepuluh kali lipat sejak CEO Elliott Hill menjabat.
Pangsa pasar alas kaki global raksasa pakaian olahraga ini turun menjadi 22,9% pada tahun 2025, menandai tahun ketiga berturut-turut mengalami penurunan. Sebaliknya, pesaing utama Adidas melihat pangsa pasarnya tumbuh menjadi 12,2%. Pesaing baru seperti On Running dan Deckers, pemilik Hoka, juga mendapatkan daya tarik, mengintensifkan lanskap persaingan.
Sentimen negatif ini tercermin dalam harga saham Nike, yang baru-baru ini mencapai titik terendah sejak tahun 2014. Perusahaan terus berjuang dengan kelebihan inventaris, masalah yang terus berlanjut meskipun ada upaya pemulihan. Inventaris sebagai bagian dari pendapatan tetap datar di 16,1%, menekan margin operasi.
Investor mengisyaratkan ketidaksabaran yang meningkat terhadap laju pemulihan Nike. Meskipun manajemen menyatakan strateginya sedang berjalan, hilangnya pangsa pasar yang berkelanjutan dan masalah inventaris memberikan tekanan signifikan pada CEO Elliott Hill untuk memberikan hasil konkret di tahun mendatang.
T: Mengapa investor bertaruh melawan saham Nike?
J: Karena penurunan pangsa pasarnya, tantangan inventaris yang terus-menerus, dan lambatnya laju pemulihan strategisnya, yang menyebabkan skeptisisme tentang kinerja jangka pendeknya.
T: Pesaing mana yang mengungguli Nike?
J: Adidas terus menjadi pesaing utama, sementara merek-merek baru seperti On Running dan Hoka juga berhasil merebut pangsa pasar.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.