Komunitas
TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Mar 02, 2026
2 min read
26

Indeks AEX Belanda mengakhiri sesi perdagangan Senin dengan kerugian signifikan, ditutup turun 1,06 persen. Penurunan ini terutama didorong oleh kinerja yang buruk di seluruh sektor Industri, Kesehatan, dan Bahan Dasar, menandakan tekanan pasar yang luas.
Pada penutupan di Amsterdam, sentimen pasar sangat negatif, dengan saham yang jatuh melebihi jumlah saham yang naik dengan perbandingan 84 berbanding 17, sementara 5 saham tetap tidak berubah. Di antara saham dengan kinerja terburuk sesi ini adalah IMCD NV, yang anjlok 4,91 persen, dan Akzo Nobel NV, yang turun 4,09 persen. Randstad NV juga mengalami penurunan signifikan sebesar 4,02 persen.
Meskipun pasar secara keseluruhan mengalami penurunan, beberapa saham mencatat kenaikan. Shell PLC muncul sebagai saham dengan kinerja terbaik, dengan sahamnya naik 2,66 persen mencapai level tertinggi dalam 5 tahun. Di sektor komoditas, harga minyak mentah melonjak, dengan minyak Brent untuk pengiriman Mei naik 5,93 persen. Indeks Berjangka Dolar AS juga menguat, naik 1,00 persen.
Hari perdagangan menyoroti kelemahan spesifik sektor yang membebani pasar Belanda secara keseluruhan, bahkan ketika sektor energi menunjukkan kekuatan yang signifikan. Investor kemungkinan akan mengamati divergensi yang berkelanjutan antar sektor di tengah pergeseran harga komoditas dan valuasi mata uang dalam sesi mendatang.
T: Mengapa indeks AEX turun?
J: Indeks AEX turun terutama karena kerugian yang meluas di sektor Industri, Kesehatan, dan Bahan Dasar.
T: Saham manakah yang berkinerja terbaik di AEX?
J: Shell PLC adalah saham dengan kinerja terbaik, dengan harga sahamnya meningkat 2,66 persen mencapai level tertinggi baru dalam 5 tahun.
T: Bagaimana kinerja pasar Amsterdam secara keseluruhan?
J: Saham yang menurun jauh lebih banyak daripada saham yang naik di Bursa Efek Amsterdam dengan rasio 84 berbanding 17.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.