TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Feb 03, 2026
2 min read
2

Co-CEO Netflix Ted Sarandos dijadwalkan untuk bersaksi di hadapan subkomite Senat AS mengenai usulan akuisisi Warner Bros Discovery senilai $82,7 miliar oleh perusahaan tersebut. Sidang tersebut akan membahas kekhawatiran antimonopoli yang signifikan dan potensi dampak kesepakatan tersebut terhadap persaingan pasar.
Sidang tersebut, yang dipimpin oleh Senator Mike Lee dari subkomite antimonopoli, menyediakan platform bagi para anggota parlemen untuk meneliti dampak merger terhadap konsumen dan industri streaming. Secara bersamaan, Departemen Kehakiman AS sedang melakukan peninjauan sendiri terhadap transaksi tersebut, yang juga menghadapi tawaran pengambilalihan yang bersaing dari Paramount Skydance.
Kesepakatan ini telah menuai kritik bipartisan atas kekhawatiran konsentrasi pasar yang berlebihan. Para anggota parlemen sangat khawatir bahwa merger ini akan mengurangi persaingan di antara platform streaming. Senator Lee juga mempertanyakan apakah akses Netflix terhadap informasi sensitif Warner Bros selama periode peninjauan dapat menyebabkan perilaku antimonopoli, seperti meniru proyek-proyek yang sedang dikembangkan.
Hasil dari sidang Senat dan penyelidikan Departemen Kehakiman akan sangat penting dalam menentukan nasib akuisisi tersebut. Proses regulasi ini diharapkan akan menjadi preseden penting untuk konsolidasi media berskala besar di masa depan dan penegakan antimonopoli di sektor hiburan digital.
T: Mengapa kesepakatan Netflix dan Warner Bros menghadapi pengawasan?
J: Kesepakatan tersebut diawasi karena kekhawatiran bahwa hal itu dapat mengurangi persaingan di industri hiburan streaming, berpotensi menyebabkan pilihan yang lebih sedikit dan harga yang lebih tinggi bagi konsumen.
T: Apa peran Departemen Kehakiman?
J: Departemen Kehakiman AS bertanggung jawab untuk meninjau secara resmi transaksi tersebut untuk menentukan apakah hal itu melanggar undang-undang antimonopoli dengan secara substansial mengurangi persaingan.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait