TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Thg 02 02, 2026
2 min read
4

Menurut laporan Bloomberg News, Elon Musk berencana untuk menggabungkan perusahaan kedirgantaraannya, SpaceX, dengan startup kecerdasan buatannya, xAI. Entitas gabungan tersebut dilaporkan menargetkan valuasi sebesar $1,25 triliun menjelang Penawaran Umum Perdana (IPO) yang direncanakan, dengan perkiraan harga saham sekitar $527.
Langkah ini bertujuan untuk mengonsolidasikan usaha-usaha besar Musk, menyatukan eksplorasi luar angkasa, jaringan satelit Starlink, platform media sosial X, dan chatbot AI Grok di bawah satu struktur perusahaan. Sebelum berita merger ini, SpaceX dihargai $800 miliar dalam penjualan pribadi baru-baru ini, menjadikannya perusahaan swasta paling bernilai di dunia. Secara terpisah, xAI dihargai $230 miliar dalam putaran pendanaan bulan November.
Merger yang diusulkan ini akan menciptakan raksasa teknologi dengan valuasi yang tak tertandingi di pasar swasta. Bagi investor, konsolidasi ini menyederhanakan lanskap investasi di seluruh ekosistem Musk yang saling terhubung. IPO yang akan datang diantisipasi menjadi salah satu penawaran umum terbesar dalam sejarah, berpotensi membentuk kembali dinamika pasar publik dan menetapkan tolok ukur baru untuk valuasi teknologi.
Kesepakatan ini, yang dilaporkan diumumkan dalam memo internal, masih menunggu konfirmasi resmi dari SpaceX dan xAI, karena kedua perusahaan belum memberikan komentar publik. Pengamat pasar akan memantau dengan cermat detail lebih lanjut mengenai jadwal IPO dan persetujuan regulasi, yang akan menjadi langkah krusial dalam membentuk konglomerat bernilai triliunan dolar ini.
Q: Berapa valuasi gabungan dari merger SpaceX dan xAI?
A: Valuasi gabungan yang direncanakan dilaporkan sebesar $1,25 triliun.
Q: Apa tujuan strategis dari merger ini?
A: Tujuannya adalah untuk menyatukan aset teknologi utama Elon Musk, termasuk roket, satelit, AI, dan media sosial, di bawah satu perusahaan terpadu sebelum go public.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait

02 Thg 02 2026
Saham Axon Menguat menyusul Mandat Kamera Tubuh DHS

02 Thg 02 2026
Waymo Raih Pendanaan $16 Miliar, Bernilai $126 Miliar

02 Thg 02 2026
NXP Memperkirakan Q1 Kuat di Tengah Permintaan Otomotif