TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
जन. २३, २०२६
2 min read
2

Morgan Stanley memproyeksikan pertumbuhan selektif untuk sektor ritel dan e-commerce Amerika Latin pada tahun 2026. Bank investasi tersebut menyatakan bahwa meskipun ada dorongan kebijakan moneter, pemulihan yang luas tidak mungkin terjadi karena tekanan ekonomi yang mendasari. Analisis perusahaan memprioritaskan kinerja spesifik perusahaan di atas tren pasar umum.
Proyeksi ini didukung oleh perkiraan penurunan suku bunga di Brasil, yang diharapkan dapat memberikan sedikit kelegaan bagi sektor ritel. Namun, faktor positif ini diimbangi oleh konsumsi keseluruhan yang lemah. Morgan Stanley memperkirakan pertumbuhan konsumsi riil di Brasil akan melambat hingga di bawah 1%, karena suku bunga yang tinggi dan perlambatan pertumbuhan upah terus menekan permintaan konsumen.
Mengingat lingkungan makroekonomi yang menantang, bank menyarankan pendekatan strategis yang berfokus pada pendorong spesifik saham. Ini menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan tertentu mungkin mengungguli pasar umum karena kekuatan unik atau efisiensi operasional, sementara sektor secara keseluruhan menghadapi prospek pertumbuhan yang terbatas. Investor disarankan untuk melihat melampaui tren konsumsi dari atas ke bawah.
Prospek ritel Amerika Latin tetap beragam. Meskipun peluang pertumbuhan ada di tingkat perusahaan individual, hambatan makroekonomi, terutama belanja konsumen yang lemah di pasar-pasar utama seperti Brasil, akan terus menghambat kinerja keseluruhan sektor ini hingga tahun 2026.
T: Apa proyeksi Morgan Stanley untuk ritel Amerika Latin?
J: Bank memproyeksikan pertumbuhan selektif pada tahun 2026, mendukung perusahaan dengan pendorong individual yang kuat daripada pemulihan pasar yang meluas.
T: Mengapa konsumsi di Brasil diperkirakan melambat?
J: Konsumsi diperkirakan melambat karena dampak suku bunga yang masih tinggi dan perlambatan pertumbuhan massa upah.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait

२३ जन. २०२६
Pejabat AS yang Melarang EV Tiongkok Dicopot