TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Thg 02 04, 2026
2 min read
2

Microsoft telah mengumumkan perubahan signifikan dalam kepemimpinan keamanannya, menunjuk Hayete Gallot sebagai Executive Vice President Keamanan yang baru. Ia menggantikan Charlie Bell, yang akan beralih ke peran baru yang berfokus pada kualitas rekayasa.
Charlie Bell, yang bergabung dari Amazon pada tahun 2021, memimpin tim yang beranggotakan sekitar 10.000 orang dan memelopori 'Inisiatif Masa Depan Aman' untuk memprioritaskan keamanan siber setelah beberapa pelanggaran profil tinggi. Menurut memo dari CEO Satya Nadella, transisi kepemimpinan ini telah direncanakan. Gallot kembali ke Microsoft dari unit cloud Google.
Perubahan kepemimpinan ini menggarisbawahi komitmen Microsoft untuk memperkuat postur keamanannya. Langkah ini sangat penting karena perusahaan menghadapi pengawasan ketat atas kerentanan perangkat lunaknya, yang memengaruhi kepercayaan klien dan posisi kompetitifnya di bidang cloud dan AI.
Penunjukan Hayete Gallot menandakan fokus baru untuk memperkuat pertahanan Microsoft. Para pengamat akan melihat bagaimana kepemimpinan baru ini memengaruhi strategi keamanan perusahaan dan kemampuannya untuk mencegah serangan siber di masa depan.
T: Siapa kepala keamanan baru Microsoft?
J: Hayete Gallot, seorang eksekutif dari unit cloud Google dan mantan karyawan Microsoft, adalah Executive Vice President Keamanan yang baru.
T: Apa peran baru Charlie Bell?
J: Charlie Bell beralih ke peran kontributor individu baru yang berfokus pada kualitas rekayasa, dan akan terus melapor kepada CEO Satya Nadella.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait

04 Thg 02 2026
Dow Jones Menguat Sementara S&P 500 dan NASDAQ Melemah