TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Mei 10, 2026
2 min read
21

Proyek pusat data senilai $1 miliar di Kenya, sebuah usaha patungan antara Microsoft dan perusahaan AI G42 yang berbasis di UEA, telah ditunda. Penundaan ini berasal dari ketidaksepakatan dengan pemerintah Kenya mengenai jaminan pembayaran yang diminta, menurut laporan Bloomberg News.
Diumumkan pada Mei 2024, investasi besar ini bertujuan untuk memperluas layanan komputasi awan di Afrika Timur dengan fasilitas yang sepenuhnya beroperasi menggunakan tenaga panas bumi. Microsoft dan G42 meminta komitmen dari pemerintah Kenya untuk membayar sejumlah kapasitas data tertentu setiap tahun. Pembicaraan dilaporkan terhenti ketika pemerintah tidak dapat memberikan jaminan pada tingkat yang diminta Microsoft.
Penundaan ini menimbulkan kekhawatiran tentang masa depan proyek, dengan laporan yang menunjukkan bahwa proyek tersebut mungkin akan diperkecil. Hal ini dapat memengaruhi ambisi Kenya untuk menjadi pusat digital di Afrika Timur dan dapat memengaruhi investasi langsung asing di masa depan di sektor teknologi negara tersebut. Namun, para pejabat Kenya menegaskan bahwa pembicaraan masih berlangsung dan proyek tersebut belum ditarik.
Meskipun masa depan proyek tidak pasti, negosiasi terus berlanjut. John Tanui, seorang sekretaris utama di Kementerian Informasi Kenya, menyatakan bahwa skala pusat data dan kebutuhan dayanya masih dalam pembahasan. Hasil dari pembicaraan ini akan menjadi indikator kunci untuk investasi teknologi berskala besar di wilayah tersebut.
Q: Apa penyebab penundaan proyek pusat data Microsoft di Kenya?
A: Penundaan ini disebabkan oleh ketidaksepakatan mengenai jaminan pembayaran yang diminta Microsoft dan G42 dari pemerintah Kenya.
Q: Berapa total nilai investasi proyek ini?
A: Investasi yang direncanakan dari Microsoft dan G42 adalah $1 miliar.
Q: Apakah proyek pusat data ini dibatalkan?
A: Tidak, proyek ini tidak dibatalkan. Para pejabat pemerintah Kenya menyatakan bahwa diskusi masih terus berlanjut, meskipun proyek tersebut mungkin akan diperkecil.
Sumber: Bloomberg via Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait