TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Mei 14, 2026
2 min read
5

Para pejabat AS telah mengemukakan kemungkinan Tiongkok meningkatkan pembelian energi Amerika menyusul pembicaraan tingkat tinggi antara Presiden Donald Trump dan Presiden Xi Jinping di Beijing. Gedung Putih melaporkan bahwa Presiden Xi menunjukkan minat untuk membeli lebih banyak minyak AS, sebuah langkah yang bertujuan untuk mengurangi ketergantungan Tiongkok pada Selat Hormuz.
Tiongkok belum mengimpor minyak AS sejak Mei 2025 karena tarif 20% yang diberlakukan selama perang dagang yang sedang berlangsung. Secara historis, Amerika Serikat belum menjadi pemasok minyak utama bagi Tiongkok. Impor minyak AS mencapai puncaknya sekitar 395.000 barel per hari pada tahun 2020, yang menyumbang kurang dari 4% dari total impor minyak Tiongkok.
Pembaharuan pembelian energi AS oleh Tiongkok kemungkinan akan menjadi bagian dari kesepakatan perdagangan yang lebih luas yang bertujuan untuk mengurangi tarif. Menteri Keuangan AS Scott Bessent mencatat bahwa produksi dari Alaska akan sangat cocok untuk permintaan Tiongkok. Penghapusan tarif saat ini dipandang sebagai langkah pertama yang diperlukan untuk setiap dimulainya kembali perdagangan yang signifikan di sektor ini.
Meskipun para pejabat AS optimis, ringkasan media pemerintah Tiongkok tentang pertemuan tersebut tidak menyebutkan pembelian energi. Pasar sedang menunggu rincian konkret, karena setiap kesepakatan bergantung pada penyelesaian sengketa tarif. Para pengamat sedang memantau perkembangan lebih lanjut dari KTT dua hari tersebut.
T: Mengapa Tiongkok mempertimbangkan untuk membeli lebih banyak minyak AS?
J: Menurut para pejabat AS, motivasi utamanya adalah untuk mengurangi ketergantungan strategisnya pada Selat Hormuz untuk pasokan energinya.
T: Apa hambatan utama bagi Tiongkok untuk melanjutkan impor minyak AS?
J: Tarif 20% yang diberlakukan oleh Tiongkok terhadap minyak AS selama perang dagang adalah penghalang paling signifikan. Tarif ini kemungkinan perlu dihapus terlebih dahulu.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait