TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
जन. २२, २०२६
2 min read
2

Rangkaian aplikasi produktivitas Microsoft 365 mengalami gangguan layanan yang signifikan, berdampak pada ribuan pengguna. Situs web pelacak gangguan Downdetector.com melaporkan lonjakan tajam dalam masalah yang dilaporkan pengguna, menunjukkan masalah yang meluas.
Menurut Downdetector, lebih dari 13.100 insiden dilaporkan oleh pengguna yang mengalami masalah dengan layanan seperti Outlook, Teams, dan Word. Microsoft mengakui masalah tersebut di halaman status resmi X-nya, menyatakan bahwa mereka sedang menyelidiki masalah yang berdampak pada beberapa layanan. Perusahaan mengidentifikasi bahwa sebagian infrastruktur layanannya di Amerika Utara tidak memproses lalu lintas jaringan seperti yang diharapkan.
Gangguan ini secara langsung berdampak pada bisnis dan individu yang mengandalkan perangkat lunak berbasis cloud Microsoft untuk operasi harian, komunikasi, dan kolaborasi. Gangguan semacam ini menyoroti potensi biaya ekonomi dari waktu henti untuk infrastruktur digital yang penting, menyebabkan hilangnya produktivitas dan penundaan operasional di berbagai sektor.
Tim teknis Microsoft secara aktif berupaya menyelesaikan masalah infrastruktur dan memulihkan fungsionalitas layanan penuh. Peristiwa ini berfungsi sebagai pengingat akan ketergantungan pada layanan cloud dalam ekonomi modern. Pengguna dan bisnis disarankan untuk memantau saluran resmi Microsoft untuk pembaruan terbaru mengenai pemulihan layanan.
T: Apa penyebab gangguan Microsoft 365?
J: Microsoft melaporkan masalah dengan sebagian infrastruktur layanannya di Amerika Utara yang tidak memproses lalu lintas dengan benar.
T: Berapa banyak pengguna yang terpengaruh?
J: Downdetector.com mencatat lebih dari 13.100 laporan yang diajukan pengguna, meskipun platform tersebut mencatat bahwa jumlah sebenarnya individu yang terpengaruh mungkin berbeda.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait