Komunitas
TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Mar 18, 2026
2 min read
22

Otoritas Perilaku Keuangan (FCA) Inggris mengungkapkan bahwa Meta berulang kali gagal memblokir iklan keuangan ilegal di platformnya. Tinjauan selama satu minggu pada bulan November mengidentifikasi 1.052 iklan untuk produk berisiko tinggi, seperti perdagangan mata uang, dari pengiklan yang tidak sah. Yang krusial, 56% dari iklan-iklan ini berasal dari pelanggar yang sebelumnya telah dilaporkan FCA kepada Meta, menunjukkan masalah penegakan hukum yang sistemik.
Temuan ini menyoroti kesenjangan penegakan hukum yang signifikan, meskipun Meta pada tahun 2022 secara sukarela berkomitmen untuk hanya mengizinkan perusahaan yang disahkan FCA untuk iklan layanan keuangan. Meskipun juru bicara Meta menyatakan perusahaan memerangi penipuan secara agresif, FCA mencatat tidak ada perbedaan material dalam pendekatannya. Kewenangan regulasi penuh untuk menghukum platform atas iklan penipuan berbayar di bawah Undang-Undang Keamanan Online Inggris ditunda hingga setidaknya tahun 2027, meninggalkan celah besar.
Kehadiran iklan yang tidak sah secara terus-menerus membuat pengguna rentan terhadap potensi penipuan investasi yang melibatkan produk berisiko tinggi seperti kontrak untuk perbedaan (CFD). Lembaga keuangan, termasuk Revolut, telah mengidentifikasi platform Meta sebagai sumber utama penipuan. Hal ini memberikan tekanan pada raksasa teknologi untuk meningkatkan sistem verifikasi dan melindungi konsumen dari apa yang disebut FCA sebagai kejahatan paling umum di Inggris.
FCA bermaksud untuk terus menguji sistem kontrol dan pemantauan Meta. Situasi ini menggarisbawahi kebutuhan mendesak akan mekanisme penegakan hukum yang lebih kuat, karena lanskap regulasi saat ini membuat konsumen Inggris rentan. Efektivitas perlindungan global Meta tetap berada di bawah pengawasan ketat dari regulator dan mitra keuangan saat mereka menunggu implementasi penuh Undang-Undang Keamanan Online.
T: Apa temuan utama dari tinjauan FCA?
J: FCA menemukan 1.052 iklan keuangan ilegal di platform Meta dalam satu minggu, dengan lebih dari separuhnya berasal dari pengiklan tidak sah yang sebelumnya telah ditandai.
T: Mengapa regulator Inggris tidak dapat menghukum Meta atas iklan-iklan ini?
J: Ketentuan spesifik dalam Undang-Undang Keamanan Online yang memberikan wewenang kepada regulator untuk mendenda platform atas iklan penipuan berbayar telah ditunda hingga setidaknya tahun 2027.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.