Komunitas
TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Apr 24, 2026
2 min read
24

Mercedes-Benz mengumumkan tidak akan terlibat dalam perang harga di pasar otomotif Tiongkok yang sangat kompetitif. Chief Executive Ola Kaellenius menegaskan sikap ini meskipun ada tekanan kuat dari merek-merek lokal dan penurunan signifikan sebesar 27% dalam penjualan regional perusahaan pada kuartal pertama.
Produsen mobil Jerman ini menghadapi lingkungan yang menantang di mana produsen lokal seperti BYD secara agresif memasuki segmen kendaraan premium. Hal ini telah meningkatkan tekanan pada produsen mobil lama. Kaellenius menggambarkan pasar Tiongkok sebagai 'roller coaster yang lengkap,' mengakui preferensi konsumen yang berubah dengan cepat dan dinamika persaingan.
Untuk mengatasi tantangan ini, Mercedes berfokus pada inovasi dan lokalisasi daripada pemotongan harga. Perusahaan berencana meluncurkan tujuh model baru pada tahun 2027, termasuk dua versi GLC listrik eksklusif untuk Tiongkok. Mereka juga meluncurkan sistem mengemudi canggih yang dikembangkan bersama dengan perusahaan teknologi Tiongkok Momenta untuk menarik pasar yang didorong oleh teknologi.
Mercedes-Benz memanfaatkan warisan mereknya dan strategi produk yang terlokalisasi untuk mempertahankan posisi pasarnya. Perusahaan memprioritaskan profitabilitas jangka panjang dan nilai merek daripada mengejar volume penjualan di segmen dengan margin lebih rendah, menandakan perubahan strategis untuk menavigasi kondisi pasar yang bergejolak.
T: Mengapa Mercedes-Benz menghindari perang harga di Tiongkok?
J: Perusahaan menyatakan lebih memilih untuk mengorbankan volume penjualan tertentu jika kurang masuk akal secara ekonomi, dengan memprioritaskan profitabilitas dan integritas merek.
T: Bagaimana kinerja penjualan Mercedes-Benz di Tiongkok baru-baru ini?
J: Penjualan Mercedes-Benz di wilayah tersebut menurun sebesar 27% pada kuartal pertama, mencerminkan persaingan pasar yang ketat.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.