TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Mar 02, 2026
2 min read
39

Kontrak berjangka saham AS menurun karena konflik yang memanas di Timur Tengah mendorong investor untuk mencari aset aman. Perusahaan-perusahaan utama termasuk Berkshire Hathaway dan Norwegian Cruise Line menghadapi penurunan signifikan di pra-pasar, sementara sektor energi dan pertahanan mencatat kenaikan.
Pasar menunjukkan sentimen penghindaran risiko yang jelas, dengan investor mengalihkan modal sebagai respons terhadap peristiwa global. Konflik yang memanas mendorong investor menuju aset-aset aman seperti emas dan saham pertahanan. Akibatnya, harga minyak mentah melonjak, secara langsung menguntungkan perusahaan energi besar.
Saham Norwegian Cruise Line (NCLH) turun 7% setelah memproyeksikan laba tahunan di bawah ekspektasi karena kenaikan biaya. Berkshire Hathaway (BRKb) turun 1,3% menyusul laporan penurunan laba operasional kuartalan sebesar 30%. Sebaliknya, kontraktor pertahanan Lockheed Martin (LMT) melonjak 5,4%. Raksasa energi Exxon Mobil (XOM) dan Chevron (CVX) masing-masing naik 4,7% dan 3,9% karena harga minyak mentah yang lebih tinggi. Amazon (AMZN) menurun 2,4% setelah gangguan pusat data.
Sentimen pasar tetap berhati-hati, dengan perkembangan geopolitik sangat memengaruhi kinerja sektor. Investor akan terus memantau harga energi, tren industri pertahanan, dan laporan laba perusahaan untuk arah selanjutnya.
T: Mengapa saham pertahanan seperti Lockheed Martin naik?
J: Saham pertahanan naik karena meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, yang seringkali mengarah pada ekspektasi pengeluaran pemerintah yang lebih tinggi dan permintaan peralatan militer.
T: Apa yang menyebabkan saham Berkshire Hathaway jatuh?
J: Saham tersebut jatuh setelah perusahaan melaporkan penurunan laba operasional kuartal keempat hampir 30%, hasil yang terutama disebabkan oleh bisnis penjaminan asuransinya.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.