Komunitas
TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Apr 16, 2026
2 min read
17

Maskapai penerbangan Jerman Lufthansa telah mengandangkan 27 pesawat karena kelangkaan bahan bakar jet yang parah dan harga yang melonjak. Langkah ini diambil di tengah ketegangan geopolitik yang mengganggu pasokan minyak global, mendorong industri penerbangan ke dalam krisis yang semakin dalam.
Krisis ini meluas ke seluruh dunia. Maskapai penerbangan Nigeria mengancam akan menghentikan operasi karena biaya bahan bakar melonjak sekitar 270% sejak akhir Februari. Bersamaan dengan itu, kebakaran di kilang utama Viva Energy di Australia telah memperburuk kekhawatiran keamanan bahan bakar, memengaruhi pasokan bensin penerbangan di wilayah tersebut.
Ketidakpastian ini telah memukul saham maskapai penerbangan, dengan saham easyJet, Ryanair, dan Wizz Air jatuh secara signifikan. Maskapai memperingatkan akan adanya pemotongan kapasitas lebih lanjut dan kenaikan tarif menjelang musim puncak perjalanan musim panas, karena pemesanan konsumen melambat dan pola perjalanan bergeser ke tujuan domestik.
Profitabilitas sektor penerbangan berada di bawah tekanan besar. Stabilitas industri kini bergantung pada pengamanan pasokan bahan bakar alternatif dan adaptasi terhadap perubahan permintaan perjalanan, sementara pemerintah berupaya mengurangi guncangan ekonomi yang lebih luas.
T: Mengapa Lufthansa mengandangkan pesawatnya?
J: Lufthansa mengandangkan 27 pesawat karena kelangkaan bahan bakar jet yang kritis dan harga yang meningkat yang disebabkan oleh konflik geopolitik dan gangguan pasokan.
T: Bagaimana wilayah lain terpengaruh oleh krisis bahan bakar?
J: Maskapai penerbangan Nigeria mungkin menghentikan semua penerbangan karena kenaikan harga bahan bakar sebesar 270%, dan kebakaran kilang utama di Australia memperketat pasokan lokal.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.