Komunitas
TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
5월 13, 2026
2 min read
27

Produsen dompet perangkat keras mata uang kripto, Ledger, secara resmi menunda rencananya untuk penawaran umum perdana (IPO) di AS. Keputusan ini diambil sebagai respons terhadap kondisi pasar yang tidak menguntungkan, yang menghalangi perusahaan untuk melanjutkan pencatatan publik saat ini.
Perusahaan keamanan kripto yang berbasis di Prancis ini belum mengajukan draf pendaftaran S-1 kepada Komisi Sekuritas dan Bursa AS, sebuah langkah awal penting dalam proses IPO. Laporan pada bulan Januari menunjukkan Ledger bekerja sama dengan bank investasi seperti Goldman Sachs, Jefferies, dan Barclays untuk penawaran potensial yang bernilai sekitar $4 miliar.
Penundaan ini mencerminkan ketidakpastian yang lebih luas dalam sektor aset digital dan pasar modal tradisional. Alih-alih penawaran umum, Ledger kini dilaporkan sedang mempertimbangkan opsi lain, termasuk mengumpulkan modal melalui putaran pendanaan pribadi untuk mendukung pertumbuhan dan operasionalnya.
Langkah Ledger untuk menunda IPO-nya menyoroti tantangan yang dihadapi perusahaan teknologi dan kripto dalam iklim ekonomi saat ini. Pasar akan mengamati apakah perusahaan tersebut akan mencari investasi swasta sebagai alternatif dan kapan mereka mungkin mempertimbangkan kembali pencatatan publik jika kondisi membaik.
T: Mengapa Ledger menunda IPO-nya?
J: Ledger menunda rencana IPO AS-nya karena kondisi pasar yang sulit dan tidak menguntungkan.
T: Berapa valuasi IPO Ledger yang diharapkan?
J: Laporan sebelumnya menunjukkan potensi valuasi IPO sekitar $4 miliar.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.