TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Feb 12, 2026
2 min read
24

Kraft Heinz mengumumkan bahwa mereka memperkirakan belanja modal tahunan akan mencapai sekitar $950 juta pada tahun 2026. Angka ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dari $801 juta yang dilaporkan setahun sebelumnya. Proyeksi ini dirilis setelah perusahaan memutuskan untuk menghentikan rencana pemisahan bisnis yang sebelumnya diumumkan.
Perusahaan telah menghentikan upayanya untuk memisahkan diri menjadi dua entitas, satu berfokus pada bahan makanan pokok dan yang lainnya pada saus. CEO Steve Cahillane menyatakan bahwa langkah ini diperlukan karena kondisi yang memburuk di industri makanan. Sebagai gantinya, Kraft Heinz akan menginvestasikan $600 juta untuk pemasaran dan penelitian guna mendorong pemulihan bisnisnya di AS, yang menghadapi permintaan yang lemah.
Penghentian pemisahan ini diperkirakan akan menghemat biaya perusahaan sebesar $300 juta pada tahun 2026. Selain perubahan strategis ini, perusahaan mengumumkan rencana untuk memangkas sekitar 60 posisi, terutama di luar AS dan Kanada. Menanggapi berita tersebut, saham perusahaan turun sekitar 1% dalam perdagangan pra-pasar.
Kraft Heinz mengalihkan strateginya dari pemisahan korporat ke investasi internal untuk mengatasi tantangan pasar saat ini. Fokus saat ini adalah memperkuat operasi intinya di AS. Meskipun pemisahan di masa depan belum dikesampingkan, prioritas utama saat ini adalah pemulihan bisnis melalui pengeluaran yang ditargetkan.
T: Mengapa Kraft Heinz menghentikan rencana pemisahannya?
J: Perusahaan menyebutkan kondisi yang memburuk di dalam industri makanan sebagai alasan utama keputusannya.
T: Berapa banyak yang akan diinvestasikan Kraft Heinz untuk belanja modal pada tahun 2026?
J: Kraft Heinz memproyeksikan belanja modalnya akan sekitar $950 juta pada tahun fiskal 2026.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.