TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
3月 24, 2026
2 min read
18

Harga emas melanjutkan penurunannya untuk sesi kesepuluh berturut-turut selama perdagangan Asia, bereaksi terhadap ketidakpastian geopolitik dan kekhawatiran yang terus-menerus terhadap kebijakan makroekonomi. Emas spot mencatat penurunan 1,3% menjadi $4.351,28 per ons, sementara Kontrak Berjangka Emas AS mengalami penurunan 0,3% menjadi $4.399,59 seiring memburuknya sentimen pasar.
Pasar awalnya menemukan kelegaan setelah Washington menunda potensi serangan militer terhadap Iran, sebuah keputusan yang menyebabkan penurunan harga minyak dan memungkinkan emas untuk mengurangi beberapa kerugian sebelumnya. Langkah tersebut dikaitkan dengan apa yang digambarkan oleh Presiden AS Donald Trump sebagai pembicaraan produktif dengan para pejabat Iran. Namun, sentimen ini bergeser setelah Ketua Parlemen Iran, Mohammad Baqer Qalibaf, secara terbuka membantah bahwa diskusi semacam itu telah terjadi, memperkenalkan kembali ketidakpastian ke pasar.
Meskipun peran tradisional emas sebagai aset safe-haven, kinerjanya terhambat oleh prospek ekonomi yang lebih luas. Lonjakan harga energi baru-baru ini telah memicu kekhawatiran bahwa inflasi akan tetap tinggi, mendorong investor untuk merevisi ekspektasi mereka terhadap kebijakan moneter. Pasar semakin memperhitungkan kemungkinan bahwa bank sentral, termasuk Federal Reserve AS, akan mempertahankan suku bunga yang lebih tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama. Suku bunga yang lebih tinggi meningkatkan biaya peluang untuk memegang aset yang tidak menghasilkan seperti emas, membuat instrumen berbunga seperti obligasi pemerintah menjadi lebih menarik. Logam mulia lainnya juga merasakan tekanan, dengan harga perak turun 1,5% dan platinum menurun 0,3%.
Masa depan emas dalam waktu dekat tampaknya lebih dibentuk oleh ekspektasi suku bunga daripada statusnya sebagai safe-haven. Investor kemungkinan akan terus memantau sinyal dari bank sentral dan data inflasi dengan cermat, karena faktor-faktor ini saat ini merupakan pendorong utama harga logam mulia. Perkembangan geopolitik tetap menjadi variabel kunci, tetapi dampaknya dibayangi oleh kekhawatiran kebijakan moneter.
T: Mengapa harga emas turun meskipun ada ketegangan geopolitik?
J: Kekhawatiran tentang suku bunga tinggi yang berkelanjutan saat ini lebih besar daripada daya tarik tradisional emas sebagai safe-haven, menjadikan aset berbunga pilihan yang lebih menarik bagi investor.
T: Apa faktor ekonomi utama yang memengaruhi harga emas saat ini?
J: Hambatan utama bagi emas adalah ekspektasi pasar bahwa Federal Reserve dan bank sentral lainnya akan mempertahankan suku bunga lebih tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama guna memerangi inflasi yang persisten.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait