Komunitas
TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Mar 26, 2026
2 min read
42

Maskapai penerbangan nasional Korea Selatan, Korean Air, telah mengumumkan rencana ekspansi armada yang signifikan yang melibatkan pembelian 103 pesawat dari Boeing. Total nilai kesepakatan ini diperkirakan mencapai $36,2 miliar berdasarkan harga daftar tahun 2025, dengan pengiriman dijadwalkan antara tahun 2026 dan 2039.
Menurut pengajuan regulasi, pesanan skala besar ini didiversifikasi di beberapa model utama Boeing untuk memodernisasi armada Korean Air. Pembelian ini mencakup 20 unit B777-9, 25 unit B787-10 untuk rute jarak jauh, 50 unit B737-10 untuk penerbangan jarak pendek hingga menengah, dan delapan pesawat kargo B777-8F.
Investasi jangka panjang ini menandakan kepercayaan Korean Air terhadap pertumbuhan perjalanan global dan permintaan kargo udara di masa depan. Bagi Boeing, pesanan besar ini memberikan dorongan signifikan pada buku pesanannya, memperkuat posisi pasarnya di tengah lanskap kedirgantaraan yang kompetitif. Kesepakatan ini menggarisbawahi perencanaan strategis yang dilakukan maskapai penerbangan untuk pembaruan dan ekspansi armada selama dekade berikutnya.
Kesepakatan ini menandai salah satu transaksi penerbangan paling signifikan tahun ini, menyoroti langkah strategis Korean Air untuk meningkatkan efisiensi operasional dan kapasitasnya. Pasar akan memantau dengan cermat pelaksanaan rencana jangka panjang ini dan dampaknya terhadap kinerja keuangan serta nilai saham kedua perusahaan.
T: Berapa banyak pesawat yang dibeli Korean Air dari Boeing?
J: Korean Air berencana membeli total 103 pesawat Boeing.
T: Berapa total nilai kesepakatan ini?
J: Kesepakatan ini bernilai sekitar $36,2 miliar berdasarkan harga daftar tahun 2025.
T: Bagaimana jadwal pengiriman pesawat baru?
J: Pengiriman dijadwalkan berlangsung antara tahun 2026 dan 2039.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.