Komunitas
TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
เม.ย. 30, 2026
2 min read
16

Yum China melaporkan bahwa penjualan pengiriman di KFC, merek terbesarnya, melonjak 33% dari tahun ke tahun, kini menyumbang 55% dari total penjualan. Pertumbuhan ini membantu mendorong laba operasional perusahaan induk naik 12% menjadi $447 juta, meskipun penjualan toko yang sama datar.
Lanskap pengiriman makanan di Tiongkok telah menjadi sangat kompetitif, dengan pemain besar seperti Alibaba dan JD.com menawarkan diskon agresif. Tren ini, yang dikenal sebagai "ritel instan," telah mendorong regulator Tiongkok untuk mengeluarkan peringatan terhadap persaingan "perlombaan menuju dasar" yang tidak berkelanjutan di antara platform pengiriman.
Meskipun mendorong penjualan, lonjakan pengiriman berdampak negatif pada profitabilitas. Yum China mensubsidi pengiriman, yang, dikombinasikan dengan biaya pengemudi yang tinggi, mengancam untuk menyusutkan margin sebesar 190 basis poin. Perusahaan mengurangi sekitar setengah dari dampak ini melalui peningkatan operasional. Biaya pengemudi pengiriman kini mewakili sekitar 30% dari biaya tenaga kerja perusahaan.
Eksekutif Yum China tetap optimis, mengharapkan margin akan meluas sepanjang tahun penuh karena subsidi aplikasi pengiriman baru-baru ini mereda. CEO Joey Wat mencatat bahwa tren pengiriman jangka panjang pada akhirnya akan menguntungkan industri seiring stabilnya pasar.
T: Berapa banyak pertumbuhan penjualan pengiriman KFC Tiongkok?
J: Penjualan pengiriman meningkat 33% dari tahun ke tahun dan kini menyumbang sekitar 55% dari total penjualan merek tersebut.
T: Mengapa margin keuntungan menghadapi tekanan meskipun penjualan lebih tinggi?
J: Margin tertekan oleh tingginya biaya subsidi pengiriman dan pembayaran pengemudi, akibat persaingan sengit di sektor pengiriman makanan Tiongkok.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.