TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Feb 02, 2026
2 min read
4

Seorang hakim federal AS telah mengindikasikan kecenderungan awal untuk menolak gugatan yang diajukan oleh perusahaan kecerdasan buatan milik Elon Musk, xAI, terhadap pesaingnya, OpenAI. Gugatan tersebut menuduh OpenAI menyalahgunakan rahasia dagang dengan merekrut mantan karyawan xAI.
Pada bulan September, xAI memulai tindakan hukum, mengklaim OpenAI membajak karyawannya untuk mendapatkan informasi rahasia terkait chatbot AI Grok. OpenAI membalas klaim tersebut, menggambarkan gugatan itu sebagai kampanye pelecehan yang tidak berdasar dari seorang pesaing. Kasus ini sedang disidangkan oleh Hakim Distrik AS Rita Lin di San Francisco.
Hakim Lin menyatakan 'pandangan sementara'nya adalah untuk mengabulkan mosi OpenAI untuk penolakan. Dalam sebuah berkas pengadilan, ia menjelaskan bahwa xAI tidak secara meyakinkan menuduh bahwa OpenAI memperoleh rahasia dagang atau bahwa mantan karyawan menggunakan rahasia tersebut setelah bergabung dengan OpenAI. Hakim juga menyarankan klaim persaingan tidak sehat mungkin ditolak, karena tuduhan berpusat pada perolehan rahasia dagang daripada praktik perekrutan anti-persaingan yang lebih luas. Perkembangan ini dapat memengaruhi persepsi investor terhadap risiko hukum dalam sektor AI yang sangat kompetitif.
Keputusan akhir menunggu argumen lisan yang dijadwalkan pada 3 Februari, di mana kedua belah pihak akan membahas penalaran sementara hakim. Hakim Lin mencatat bahwa xAI mungkin diberikan kesempatan untuk mengubah klaimnya jika kasus tersebut ditolak. Gugatan ini adalah bagian dari konflik hukum yang lebih besar antara Musk dan OpenAI, yang ia dirikan bersama.
T: Mengapa hakim mungkin menolak gugatan xAI?
J: Hakim menemukan bahwa gugatan xAI tidak secara meyakinkan menunjukkan bahwa OpenAI memperoleh atau menggunakan rahasia dagangnya melalui mantan karyawan.
T: Apa tuduhan utama xAI terhadap OpenAI?
J: xAI menuduh OpenAI secara tidak sah memperoleh rahasia dagang terkait chatbot Grok miliknya dengan merekrut karyawannya.
T: Apakah ini satu-satunya kasus hukum antara Elon Musk dan OpenAI?
J: Tidak, ini adalah bagian dari pertarungan hukum yang lebih luas. Musk juga menggugat OpenAI secara terpisah atas transisinya menjadi entitas berorientasi keuntungan.
Sumber: Reuters melalui Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait