TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
3月 09, 2026
2 min read
4

Bank investasi Jefferies telah mengidentifikasi saham-saham pertambangan utama yang memiliki posisi baik untuk menghadapi volatilitas pasar saat ini. Analisis tersebut menunjukkan bahwa harga komoditas akan tetap tangguh meskipun ada ketegangan geopolitik dan sentimen penghindaran risiko umum di pasar ekuitas.
Saham-saham pertambangan baru-baru ini mengalami aksi jual, didorong oleh kekhawatiran pasar ekuitas yang lebih luas dan ketakutan akan potensi penurunan ekonomi. Namun, Jefferies mencatat bahwa kekuatan harga saham logam dan pertambangan selama enam bulan terakhir dapat dikaitkan dengan peningkatan risiko geopolitik, dolar yang melemah secara struktural, dan risiko inflasi yang persisten.
Jefferies mempertahankan pandangan yang fundamental positif terhadap sektor ini, asalkan lonjakan harga minyak tidak secara signifikan merugikan ekonomi global. Perusahaan-perusahaan utama yang disorot termasuk Glencore, Alcoa, dan Peabody Energy. Pembicaraan merger Glencore dengan Rio Tinto telah berakhir, sementara Alcoa berencana menjual lokasi yang ditutup ke industri pusat data. Peabody Energy melaporkan laba kuartal keempat 2025 yang melampaui perkiraan analis, dengan adopsi AI dilihat sebagai pendorong utama produktivitas di masa depan.
Sektor pertambangan disajikan sebagai pilihan defensif selama gejolak pasar. Investor harus memantau dampak harga minyak terhadap ekonomi global dan perkembangan perusahaan individu, seperti penjualan aset dan adopsi teknologi, yang dapat memengaruhi kinerja di masa depan.
T: Mengapa Jefferies menganggap saham pertambangan sebagai saham defensif?
J: Jefferies percaya harga komoditas akan tetap tangguh terhadap ketegangan geopolitik, dan fundamental sektor ini positif selama lonjakan harga minyak tidak berdampak parah pada ekonomi global.
T: Faktor-faktor apa yang mendorong harga saham pertambangan baru-baru ini?
J: Kekuatan baru-baru ini dikaitkan dengan risiko geopolitik, dolar yang melemah secara struktural, dan risiko inflasi.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait