TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Mar 10, 2026
2 min read
15

Sebagian besar mata uang Asia melemah terhadap dolar AS yang menguat karena ketidakpastian geopolitik yang berkelanjutan di Timur Tengah.
Namun, yuan Tiongkok menjadi mata uang yang berkinerja sangat baik, melonjak setelah data perdagangan yang kuat untuk Januari-Februari mengisyaratkan ketahanan ekonomi.
Indeks dolar AS naik karena investor mencari keamanan di tengah ketegangan geopolitik yang belum terselesaikan, memberikan tekanan luas pada mata uang regional.
Dolar Australia jatuh, sementara won Korea Selatan mengalami penurunan signifikan sebesar 1,1% terhadap dolar. Dolar Singapura dan rupee India juga mengalami penurunan moderat.
Yuan Tiongkok menguat secara signifikan, dengan pasangan USD/CNY jatuh di bawah level 6,9.
Hal ini didorong oleh surplus perdagangan yang lebih besar dari perkiraan, didorong oleh kenaikan tajam dalam ekspor. Di Jepang, yen tetap stabil setelah PDB Q4 direvisi secara substansial lebih tinggi, tetapi mata uang tersebut masih terbebani oleh dolar yang kuat.
Divergensi antara yuan dan mata uang Asia lainnya menyoroti dampak data ekonomi domestik yang kuat di tengah penghindaran risiko pasar yang lebih luas.
Kekuatan dolar diperkirakan akan bertahan selama ketidakpastian geopolitik tetap menjadi fokus pasar utama.
T: Mengapa yuan Tiongkok menguat melawan tren?
J: Yuan menguat karena data ekspor dan surplus perdagangan Januari-Februari yang sangat kuat, yang menunjukkan ketahanan dalam pendorong ekonomi utamanya.
T: Apa yang menekan mata uang Asia lainnya?
J: Ketidakpastian geopolitik menyebabkan investor beralih ke dolar AS sebagai aset aman, yang menyebabkan pelemahan luas pada sebagian besar mata uang Asia lainnya.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait