TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Thg 04 13, 2026
2 min read
21

Dolar AS menguat pada hari Senin, menarik tawaran safe-haven setelah pembicaraan damai antara Amerika Serikat dan Iran goyah. Akibatnya, sebagian besar mata uang Asia melemah, juga tertekan oleh data inflasi AS baru-baru ini yang menunjukkan bahwa Federal Reserve mungkin mempertahankan suku bunga lebih tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama.
Indeks dolar dan kontrak berjangkanya naik sekitar 0,4% menyusul kegagalan negosiasi mengenai program nuklir dan aktivitas regional Teheran. Persiapan Washington untuk memblokade pelabuhan Iran telah meningkatkan ketidakpastian geopolitik, mendorong investor untuk beralih ke keamanan dolar yang dianggap aman.
Yen Jepang (USD/JPY) dan Yuan Tiongkok (USD/CNY) mengalami penurunan terhadap dolar. Dolar Australia (AUD/USD) turun 0,3%, sementara Won Korea Selatan (USD/KRW) juga melemah. Rupee India (USD/INR) sangat terpengaruh karena tingginya ketergantungan India pada impor energi, yang rentan terhadap gangguan di Timur Tengah.
Pelaku pasar kini memantau dengan cermat indikator ekonomi utama dari Asia dan AS minggu ini. Rilis mendatang meliputi data perdagangan dan PDB dari Tiongkok, angka inflasi dari India, dan data ketenagakerjaan dari Australia, yang akan memberikan petunjuk lebih lanjut mengenai prospek ekonomi.
T: Mengapa dolar AS menguat?
J: Dolar menguat nilainya karena statusnya sebagai aset safe-haven di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik setelah pembicaraan AS-Iran gagal, dan dari ekspektasi bahwa Federal Reserve tidak akan segera memangkas suku bunga.
T: Mata uang Asia mana yang paling terpengaruh?
J: Sebagian besar mata uang utama Asia melemah. Rupee India sangat terpengaruh karena ketergantungan signifikan India pada energi impor, yang dapat terganggu oleh konflik tersebut.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait

04 Thg 05 2026
Saham India Ditutup Menguat, Nifty 50 Naik 0.51%