TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
3月 25, 2026
2 min read
26

Pemerintah India telah menetapkan kerangka kerja baru dengan jadwal tetap dan biaya terbatas untuk mempercepat pengembangan infrastruktur gas alam. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan konektivitas gas alam pipa (PNG) dan mengatasi tantangan hak lintas, menurut laporan Macquarie.
Meskipun konektivitas LPG telah mencapai lebih dari 330 juta rumah tangga, penetrasi PNG masih rendah, sekitar 5 persen, dan terkonsentrasi di kota-kota besar. Badan Pengatur Minyak dan Gas Bumi (PNGRB) telah menetapkan target ambisius untuk mencapai 126 juta sambungan PNG domestik pada tahun 2034, peningkatan 7,5 kali lipat dari tingkat saat ini.
Perusahaan distribusi gas kota kini diharapkan untuk mengalihkan belanja modal mereka dari stasiun gas alam terkompresi (CNG) ke konektivitas pipa untuk memenuhi target Program Kerja Minimum. Kegagalan memenuhi jadwal ini dapat mengakibatkan denda. Macquarie mencatat bahwa meskipun reformasi ini positif untuk pertumbuhan PNG jangka panjang, pendapatan jangka pendek bagi perusahaan gas mungkin terpengaruh oleh gangguan pasokan yang sedang berlangsung.
Reformasi regulasi menciptakan jalur yang jelas untuk memperluas jaringan PNG India, mengurangi ketergantungannya yang kuat pada LPG. Meskipun pemulihan volume mungkin membutuhkan waktu, fokus jangka panjang adalah mencapai pertumbuhan signifikan dalam sambungan gas domestik.
T: Apa tujuan utama kebijakan gas baru India?
J: Untuk mempercepat perluasan infrastruktur gas alam pipa (PNG) dan meningkatkan sambungan domestik, sehingga mengurangi ketergantungan negara yang tinggi pada LPG.
T: Berapa target sambungan PNG baru?
J: PNGRB menargetkan sekitar 126 juta sambungan PNG domestik pada tahun 2034.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.