TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Feb 05, 2026
2 min read
2

Pembuat kapal militer AS, Huntington Ingalls Industries, memproyeksikan arus kas bebas negatif untuk kuartal saat ini, menyebabkan sahamnya anjlok 11 persen. Proyeksi ini membayangi laporan kuartal keempat yang kuat di mana laba mencapai $4,04 per saham, mengalahkan estimasi analis sebesar $3,88.
Arus kas negatif ini menunjukkan penggunaan sekitar $600 juta karena manfaat modal kerja sebelumnya berakhir. Meskipun ada proyeksi ini, pendapatan kuartal keempat meningkat 15,7 persen menjadi $3,48 miliar, melampaui estimasi. Untuk setahun penuh, Huntington Ingalls memperkirakan arus kas bebas antara $500 juta dan $600 juta.
Analis mencatat bahwa panduan perusahaan untuk tahun 2026, yang mencakup margin operasi pembuatan kapal antara 5,5 dan 6,5 persen, tergolong lemah. Prospek konservatif ini gagal memenuhi ekspektasi tinggi yang ditetapkan oleh investor setelah kenaikan kuat pada saham, menyebabkan penurunan tajam.
Meskipun Huntington Ingalls berada dalam posisi untuk mendapatkan keuntungan dari meningkatnya permintaan global akan kapal militer, tantangan arus kas langsungnya dan panduan jangka panjang yang konservatif telah mengkhawatirkan pasar. Investor akan memantau kemampuan perusahaan untuk mengelola modal kerja ke depannya.
T: Mengapa saham Huntington Ingalls jatuh meskipun mengalahkan estimasi laba?
J: Saham tersebut jatuh terutama karena proyeksi arus kas bebas negatif untuk kuartal saat ini dan proyeksi operasi jangka panjang yang lemah yang mengecewakan investor.
T: Berapa pendapatan Huntington Ingalls untuk kuartal keempat?
J: Perusahaan melaporkan pendapatan sebesar $3,48 miliar untuk kuartal keempat, meningkat 15,7 persen dari tahun sebelumnya.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait