TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
3月 13, 2026
2 min read
21

Honda Motor (TYO:7267) telah memproyeksikan kerugian tahunan pertamanya dalam lebih dari 70 tahun, mengutip beban signifikan hingga 2,5 triliun yen ($15,7 miliar) dari pembatalan program kendaraan listrik (EV) AS-nya. Pengumuman ini menyebabkan saham perusahaan turun hampir 7%, menjadikannya salah satu saham dengan penurunan terbesar di Nikkei 225.
Beban keuangan yang signifikan ini terkait dengan penghentian tiga model EV yang direncanakan di Amerika Serikat. Akibatnya, Honda telah merevisi drastis prospek tahun fiskalnya dari proyeksi laba sebelumnya sebesar 360 miliar yen menjadi perkiraan kerugian hingga 630 miliar yen. Perusahaan mengaitkan perubahan strategis ini dengan perlambatan di pasar EV global dan tantangan industri yang lebih luas.
Menyusul berita tersebut, saham Honda turun sebanyak 6,7% menjadi 1.351 yen. Selain biaya program EV AS, produsen mobil tersebut mengumumkan akan menghapus nilai bisnisnya di Tiongkok, mengakui kerugian penurunan nilai karena persaingan ketat dari produsen EV lokal. Hal ini mencerminkan tekanan yang meningkat di pasar internasional utama.
Pembalikan proyeksi Honda menyoroti risiko keuangan yang signifikan dan kesulitan strategis yang terkait dengan transisi EV global. Investor akan memantau dengan cermat bagaimana produsen mobil ini mengatasi tantangan-tantangan ini dan menyesuaikan strategi elektrifikasi jangka panjangnya di tengah lanskap persaingan yang berubah dengan cepat.
T: Mengapa Honda memproyeksikan kerugian tahunan?
J: Honda memproyeksikan kerugian terutama karena beban hingga 2,5 triliun yen ($15,7 miliar) setelah membatalkan tiga model kendaraan listrik yang direncanakan di AS.
T: Bagaimana reaksi saham Honda terhadap berita ini?
J: Saham perusahaan turun sebanyak 6,7%, menjadikannya salah satu saham dengan kinerja terburuk di indeks Nikkei 225.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Dapatkan E-Book SMC Gratis: Strategi Trading Terbaik Tahun 2025! Senilai Rp4,200,000
7 Faktor Utama yang Mempengaruhi Harga Bitcoin di Pasar Global
Analisis 15 Cryptocoin yang Layak Diinvestasikan pada 2025: Peluang dan Tren Pasar Kripto
Daftar Hari Ini untuk Mendapatkan E-book Gratis!
Apa itu Bitcoin? Mengapa ini menjadi mata uang digital yang menarik perhatian di seluruh dunia?
Artikel Terkait