TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Feb 06, 2026
2 min read
3

Saham Hims & Hers Health (NYSE:HIMS) mengalami penurunan tajam 10% pada hari Jumat menyusul peringatan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA). Badan tersebut mengumumkan niatnya untuk mengambil tindakan terhadap perusahaan yang memasarkan versi tidak sah dari obat-obatan yang disetujui.
Pernyataan FDA dirilis hanya satu hari setelah Hims & Hers, sebuah perusahaan telemedis, mulai menawarkan alternatif obat penurun berat badan populer yang diracik dengan biaya lebih rendah, seperti yang dari Novo Nordisk. Meskipun peringatan FDA bersifat umum, waktunya menimbulkan kekhawatiran investor yang signifikan mengenai lini produk baru dari Hims & Hers.
Reaksi pasar segera adalah aksi jual saham HIMS, mencerminkan kekhawatiran akan potensi penegakan regulasi yang dapat memengaruhi area pertumbuhan utama bagi perusahaan. Perkembangan ini menimbulkan ketidakpastian bagi ekspansi sektor telemedis ke farmasi racikan, pasar yang telah mengalami peningkatan permintaan.
Investor kini memantau dengan cermat setiap tindakan spesifik dari FDA yang ditujukan kepada Hims & Hers atau penyedia telemedis lainnya. Situasi ini menyoroti risiko regulasi yang terkait dengan penawaran alternatif racikan untuk obat-obatan merek terkenal yang laris, berpotensi memengaruhi aliran pendapatan dan kinerja saham di masa depan.
T: Mengapa saham Hims & Hers turun secara signifikan?
J: Saham tersebut turun 10% setelah FDA mengeluarkan peringatan terhadap obat tiruan tidak sah, sehari setelah Hims & Hers meluncurkan alternatif obat penurun berat badan racikan.
T: Apa poin utama dari peringatan FDA?
J: FDA memperingatkan bahwa mereka akan mengambil tindakan penegakan hukum terhadap perusahaan yang memasarkan versi tidak sah atau ilegal dari obat-obatan yang disetujui untuk melindungi kesehatan masyarakat.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait