TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Jan 21, 2026
2 min read
56

Halliburton telah memulai upaya perekrutan untuk berbagai posisi di Venezuela, termasuk insinyur dan teknisi, melalui pengumuman di papan lowongan kerja. Tindakan ini mengisyaratkan potensi masuk kembali ke sektor minyak negara tersebut setelah kepergiannya pada tahun 2020 karena sanksi AS.
Pengumuman yang bertanggal 16 Januari ini bertujuan untuk menciptakan 'jaringan talenta' untuk peluang di masa depan, bukan untuk mengisi posisi yang mendesak. Langkah ini menyusul pertemuan di mana CEO Jeff Miller menyatakan kepada mantan Presiden AS Trump minat kuat perusahaan untuk melanjutkan operasi di Venezuela, sebuah negara tempat perusahaan tersebut memiliki sejarah sejak tahun 1938.
Langkah awal oleh perusahaan jasa ladang minyak besar ini dapat menandakan minat internasional yang baru terhadap cadangan minyak Venezuela yang signifikan. Meskipun bukan masuk kembali secara resmi, ini adalah perkembangan yang diamati dengan cermat oleh pasar energi. Kembalinya secara penuh dapat mendahului gelombang investasi asing yang lebih luas jika sanksi dan kondisi geopolitik berubah menjadi lebih baik.
Dengan mengumpulkan profil kandidat, Halliburton memposisikan diri untuk mobilisasi cepat jika lingkungan bisnis di Venezuela membaik. Para pemangku kepentingan pasar akan terus memantau perubahan kebijakan AS dan iklim politik lokal, yang merupakan faktor penting untuk kembalinya operasi secara penuh.
T: Apakah Halliburton telah resmi kembali ke Venezuela?
J: Tidak, perusahaan saat ini sedang mengumpulkan resume untuk membangun jaringan talenta untuk potensi peluang kerja di masa depan, bukan untuk lowongan yang mendesak.
T: Mengapa Halliburton sebelumnya keluar dari Venezuela?
J: Halliburton menghentikan semua operasi dan posisi staf di Venezuela pada tahun 2020 untuk mematuhi sanksi AS yang diberlakukan terhadap negara tersebut.
Sumber: investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.