TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Feb 02, 2026
2 min read
2

Saham video game Asia, termasuk pengembang besar di Tiongkok dan Jepang, mengalami penurunan signifikan menyusul pengumuman Google tentang model AI generatif baru bernama "Project Genie," yang memicu kekhawatiran akan peningkatan persaingan industri.
Di Jepang, saham Nintendo, Capcom, dan Konami turun antara 1,3% hingga 7%. Demikian pula, raksasa teknologi Tiongkok Tencent dan Netease melihat saham mereka turun 2% hingga 4% dalam perdagangan di Hong Kong. Penurunan ini mencerminkan reaksi di pasar AS, di mana penerbit Take-Two Interactive turun 10% dan pengembang mesin game Unity anjlok lebih dari 20%.
Project Genie adalah AI yang mampu menciptakan dunia digital yang sepenuhnya interaktif dan dapat dimainkan dari perintah sederhana. Teknologi ini secara fundamental dapat mengganggu pengembangan game tradisional, yang mengandalkan mesin game yang kompleks. Dengan menyederhanakan pembuatan lingkungan, AI menimbulkan ancaman kompetitif bagi pengembang dan pembuat mesin yang sudah mapan, berpotensi menurunkan hambatan masuk bagi kreator baru.
Meskipun teknologi ini menjanjikan untuk mengurangi waktu dan biaya pengembangan, pasar bereaksi terhadap potensi gangguannya. Investor akan mengamati dengan cermat bagaimana alat berbasis AI membentuk kembali lanskap kompetitif industri video game global, bahkan ketika komunitas game tetap terpecah belah mengenai peran AI.
T: Apa itu Project Genie Google?
J: Ini adalah model kecerdasan buatan yang dirancang untuk menghasilkan lingkungan video game yang lengkap dan interaktif dari perintah dasar pengguna seperti teks atau gambar.
T: Mengapa saham video game menurun setelah pengumuman tersebut?
J: Investor khawatir bahwa Genie dapat secara signifikan meningkatkan persaingan dan mengganggu model pengembangan game tradisional, berpotensi menurunkan nilai perusahaan yang sudah mapan dan penyedia mesin game.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait