Komunitas
TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Apr 29, 2026
2 min read
28

Goldman Sachs telah menegaskan kembali perkiraannya untuk harga emas mencapai $5.400 per troy ounce pada akhir tahun 2026. Namun, bank investasi tersebut menyoroti risiko penurunan yang signifikan dalam jangka pendek yang dapat memengaruhi lintasan komoditas tersebut.
Perkiraan ini muncul di tengah lingkungan pasar yang kompleks yang ditandai oleh ketegangan geopolitik yang berkelanjutan dan potensi volatilitas di kelas aset lainnya. Menurut ahli strategi Goldman, Lina Thomas dan Daan Struyven, emas tetap rentan terhadap tekanan likuidasi, terutama jika gangguan di Selat Hormuz terus berlanjut.
Risiko utama yang teridentifikasi adalah potensi aksi jual atau likuidasi kepemilikan emas. Hal ini dapat dipicu oleh koreksi lebih lanjut di pasar obligasi atau ekuitas, menyebabkan investor menutupi kerugian atau mengalokasikan kembali aset. Skenario seperti itu akan menciptakan tekanan ke bawah pada harga emas, berlawanan dengan prospek bullish jangka panjang.
Meskipun prospek jangka panjang untuk emas tetap kuat menurut Goldman Sachs, investor harus memantau perkembangan geopolitik jangka pendek dan stabilitas pasar yang lebih luas. Faktor-faktor ini diidentifikasi sebagai pendorong utama yang dapat menyebabkan volatilitas harga sebelum kenaikan yang diantisipasi ke $5.400.
T: Berapa target harga emas Goldman Sachs untuk tahun 2026?
J: Goldman Sachs mempertahankan perkiraan harga $5.400 per troy ounce pada akhir tahun 2026.
T: Apa saja risiko utama jangka pendek untuk harga emas?
J: Risiko utama meliputi potensi likuidasi karena ketegangan geopolitik yang terus-menerus, seperti gangguan di Selat Hormuz, dan koreksi di pasar obligasi dan ekuitas.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.