TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Thg 03 02, 2026
2 min read
19

Harga emas naik lebih dari 2% selama jam perdagangan Asia. Lonjakan ini terjadi karena investor memindahkan modal ke aset safe haven menyusul eskalasi konflik yang signifikan di Timur Tengah, yang meningkatkan ketidakpastian geopolitik di seluruh wilayah.
Emas spot mengalami kenaikan yang signifikan, melonjak hingga sekitar $2.380 per ons. Pergerakan ini mencerminkan sentimen 'risk-off' klasik di pasar global, di mana para pedagang memprioritaskan pelestarian modal daripada investasi berisiko tinggi.
Reaksi pasar dipicu oleh pertukaran militer langsung antara Iran dan Israel. Peristiwa ini telah menimbulkan kekhawatiran tentang konflik regional yang lebih luas, yang berpotensi mengganggu rute perdagangan global dan pasokan energi utama.
Guncangan geopolitik mendorong 'flight to safety'. Permintaan akan emas batangan sebagai penyimpan nilai meningkat secara signifikan, sementara aset seperti ekuitas mengalami tekanan ke bawah. Harga minyak mentah juga melonjak karena kekhawatiran gangguan pasokan.
Eskalasi ketegangan telah memperkuat kasus bullish untuk emas. Logam mulia ini diuntungkan dari statusnya sebagai lindung nilai yang andal terhadap ketidakpastian. Analis mencatat bahwa level teknis utama sedang dipantau dengan cermat seiring perkembangan situasi.
Logam mulia lainnya juga mencatat kenaikan. Harga perak naik hingga lebih dari $28 per ons, dan platinum juga mengalami kenaikan, mencerminkan permintaan yang luas untuk aset keras selama periode ketidakstabilan. Kinerja yang kuat ini juga didukung oleh pembelian yang konsisten dari bank sentral dan investor ritel.
Kinerja emas yang kuat menggarisbawahi peran fundamentalnya dalam portofolio yang terdiversifikasi, terutama dalam lanskap global yang tidak pasti. Pelaku pasar akan terus memantau perkembangan geopolitik di Timur Tengah, karena hal tersebut tetap menjadi pendorong utama harga logam mulia. Ketidakstabilan yang berkelanjutan kemungkinan akan memberikan dukungan bagi valuasi emas ke depan.
T: Mengapa harga emas naik selama konflik geopolitik?
J: Emas secara luas dianggap sebagai aset safe haven. Selama masa ketidakpastian politik atau ekonomi, investor sering membeli emas untuk melindungi kekayaan mereka, yang mendorong kenaikan harganya.
T: Faktor-faktor lain apa yang memengaruhi harga emas saat ini?
J: Selain risiko geopolitik, harga emas dipengaruhi oleh tren pembelian bank sentral, tingkat inflasi global, dan keputusan kebijakan moneter, khususnya prospek suku bunga dari Federal Reserve AS.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait

26 Thg 03 2026
BofA Melihat Peso Argentina di 1.700/USD pada Akhir 2026

26 Thg 03 2026
BofA: Real Brasil akan Menguat menjadi 5,25 pada 2026

26 Thg 03 2026
BofA Memperkirakan Tekanan untuk Peso Meksiko