TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Mar 02, 2026
2 min read
191

Pasar Inggris dibuka lebih rendah, dengan indeks FTSE 100 menurun dan pound Inggris jatuh terhadap dolar. Sentimen negatif didorong oleh meningkatnya ketegangan geopolitik seputar konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel, menciptakan ketidakpastian di kalangan investor.
Pada pukul 08.14 GMT, indeks blue-chip FTSE 100 turun 0,7%, mencerminkan kekhawatiran investor yang luas. Aksi jual meluas ke pasar Eropa, dengan indeks DAX Jerman turun 2,3% dan CAC 40 Prancis turun 1,7%. Pound Inggris melemah sekitar 1% terhadap dolar, diperdagangkan pada $1,3352. Seorang ekonom dari Jefferies mencatat bahwa pasar 'terlalu berpuas diri terhadap risiko geopolitik,' menyarankan sikap hati-hati dan potensi penurunan lebih lanjut.
Beberapa perusahaan dan sektor ekonomi Inggris melaporkan pembaruan penting di tengah lingkungan pasar yang menantang.
Smith+Nephew PLC (LSE:SN) melaporkan pendapatan kuartal keempat yang melampaui ekspektasi konsensus sebesar 1,6% dan menegaskan kembali panduan setahun penuh 2026. Bunzl (LSE:BNZL) mengumumkan hasil setahun penuh sesuai dengan ekspektasi pasar, menunjukkan sedikit peningkatan pertumbuhan organik pada kuartal keempat. Sebaliknya, Oxford Nanopore Technologies PLC (LSE:ONT) memberikan panduan pendapatan 2026 yang tidak memenuhi perkiraan analis. Sementara itu, BYG mengumumkan bahwa CEO Jim Gibson akan pensiun pada 20 Juli, dengan COO John Hunter menggantikannya.
Harga rumah di Inggris menunjukkan peningkatan moderat pada bulan Februari, naik 0,3% secara musiman, menurut data dari Nationwide. Harga rumah rata-rata mencapai £273.176. Secara tahunan, harga naik 1%, peningkatan marjinal dari bulan sebelumnya.
Sentimen investor saat ini didominasi oleh perkembangan geopolitik. Pelaku pasar memantau dengan cermat tanda-tanda de-eskalasi, tetapi prospek yang berlaku tetap hati-hati. Analis menyarankan untuk mempertahankan profil risiko rendah sampai situasi menjadi lebih jelas, menunjukkan bahwa pemulihan pasar mungkin belum akan terjadi dalam waktu dekat.
Q: Apa penyebab jatuhnya pasar Inggris?
A: Penyebab utamanya adalah meningkatnya risiko geopolitik dan ketegangan yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel, yang menyebabkan kehati-hatian investor yang meluas dan pergeseran dari aset berisiko seperti ekuitas.
Q: Bagaimana reaksi pound Inggris terhadap berita tersebut?
A: Pound Inggris jatuh sekitar 1% terhadap dolar AS menjadi $1,3352, karena ketidakpastian geopolitik seringkali memperkuat dolar AS, yang dianggap sebagai mata uang safe-haven.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.