TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Apr 29, 2026
2 min read
17

Otoritas perlindungan konsumen Prancis, DGCCRF, melaporkan bahwa tiga perempat produk yang diujinya dari platform e-commerce besar gagal memenuhi standar Uni Eropa. Investigasi menemukan bahwa dari lebih dari 600 produk yang dianalisis, 75% tidak patuh, dan 46% di antaranya juga dianggap berbahaya bagi konsumen.
Pengujian difokuskan pada kategori berisiko tinggi dari tujuh platform online asing yang tidak disebutkan namanya. Semua peralatan listrik yang diuji tidak patuh, menimbulkan risiko sengatan listrik atau kebakaran. Pelanggaran keamanan yang meluas, termasuk bahaya tersedak dan kadar bahan kimia berlebihan, juga ditemukan pada produk anak-anak, perhiasan, dan pakaian. Para pejabat mencatat bahwa skala kegagalan menunjukkan masalah struktural daripada kelalaian kontrol kualitas yang terisolasi.
Temuan ini akan dibagikan kepada Komisi Eropa, yang memiliki wewenang berdasarkan Digital Services Act (DSA) untuk menjatuhkan denda hingga 6% dari omzet global platform. Hal ini meningkatkan tekanan regulasi pada perusahaan e-commerce besar seperti Shein, Temu, dan AliExpress milik Alibaba, yang sudah menjadi subjek investigasi UE. Laporan ini memperkuat penindakan Eropa yang lebih luas terhadap barang-barang tidak patuh yang dijual secara online.
Tingkat ketidakpatuhan yang tinggi dan barang berbahaya yang ditemukan oleh regulator Prancis menggarisbawahi kesenjangan keamanan yang signifikan dalam rantai pasokan e-commerce. Hal ini kemungkinan akan mengarah pada penegakan hukum yang lebih ketat dan potensi sanksi finansial bagi platform yang beroperasi di Uni Eropa, karena regulator bertujuan untuk meminta pertanggungjawaban mereka lebih besar atas produk yang dijual di situs mereka.
T: Berapa persentase produk yang diuji ditemukan berbahaya?
J: Laporan tersebut menyatakan bahwa 46% produk yang diuji tidak patuh terhadap aturan UE dan dianggap berbahaya.
T: Perusahaan mana saja yang disebutkan dalam laporan ini?
J: Regulator Prancis tidak mengungkapkan nama ketujuh platform e-commerce yang produknya diuji, dengan alasan investigasi yang sedang berlangsung.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.