TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Mar 23, 2026
2 min read
7

CEO Freeport-McMoRan Kathleen Quirk menyatakan keyakinannya bahwa permintaan global untuk tembaga akan tetap tangguh, didorong oleh tren sekuler dalam elektrifikasi, pusat data, dan kecerdasan buatan. Prospek ini bertahan meskipun ada kegelisahan pasar baru-baru ini dan penurunan harga tembaga hampir 10% sejak AS dan Israel melancarkan serangan ke Iran pada akhir Februari.
Tembaga, yang sering dianggap sebagai barometer kesehatan ekonomi global, telah mengalami volatilitas harga karena ketidakpastian pasar seputar konflik geopolitik. Namun, Quirk menyatakan bahwa pendorong fundamental permintaan bukan tentang persepsi ekonomi jangka pendek, melainkan lebih tentang perubahan struktural di sektor teknologi dan energi.
Perusahaan mencatat bahwa percakapan dengan pelanggan semakin didominasi oleh kebutuhan tembaga yang terus meningkat dari sektor teknologi. Freeport-McMoRan juga mengadvokasi dukungan pemerintah AS, menyarankan bahwa insentif ekonomi sangat penting untuk mendorong investasi domestik dalam industri tembaga dibandingkan peluang internasional.
Meskipun pasar saat ini memperhitungkan ketidakpastian ekonomi global, permintaan jangka panjang untuk tembaga tidak diperkirakan akan terganggu. Perusahaan tetap fokus pada peluang pertumbuhan internalnya dan melihat keinginan kuat dari pemerintah seperti Chili untuk mendorong investasi baru di sektor ini.
T: Mengapa permintaan tembaga diperkirakan tetap kuat meskipun pasar bergejolak?
J: Permintaan didukung oleh tren sekuler jangka panjang seperti elektrifikasi global, perluasan pusat data untuk AI, dan aplikasi teknologi tinggi lainnya yang tidak mudah terpengaruh oleh risiko geopolitik jangka pendek.
T: Seberapa besar harga tembaga terpengaruh baru-baru ini?
J: Harga tembaga telah menurun hampir 10% sejak konflik yang melibatkan AS, Israel, dan Iran dimulai pada akhir Februari.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait