TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
มี.ค. 24, 2026
2 min read
6

Peserta pasar prediksi di Kalshi memperkirakan kemungkinan rendah Selat Hormuz kembali normal untuk lalu lintas kapal tanker dalam waktu dekat. Probabilitas pembukaan kembali sebelum 15 April saat ini di bawah 25%, menunjukkan skeptisisme yang meluas meskipun ada spekulasi tentang kemajuan diplomatik.
Selat Hormuz, jalur vital untuk sekitar 20% transit minyak mentah global, tetap menjadi titik ketegangan utama setelah Iran menghentikan perdagangan menyusul serangan militer. Data Kalshi menunjukkan kemungkinan pembukaan kembali meningkat menjadi lebih dari 67% pada 1 Juni dan 76% pada 1 Juli. Pasar ini mendefinisikan kembalinya normal sebagai rata-rata pergerakan tujuh hari panggilan transit melebihi 60.
Penutupan efektif jalur air vital ini mengganggu sebagian besar pasokan minyak dunia. Ketidakpastian yang berkelanjutan memberikan tekanan ke atas pada harga energi global dan meningkatkan volatilitas pasar. Situasi ini dipantau ketat oleh para pedagang energi dan pemerintah di seluruh dunia, karena penutupan yang berkepanjangan dapat memiliki konsekuensi ekonomi yang signifikan.
Meskipun sentimen jangka pendek tetap pesimis, pasar prediksi menunjukkan prospek yang lebih optimis untuk pembukaan kembali selat tersebut pada pertengahan 2024. Situasi ini bergantung pada perkembangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran, yang akan tetap menjadi faktor kunci bagi pasar minyak dalam beberapa bulan mendatang.
T: Berapa kemungkinan Selat Hormuz akan dibuka kembali segera?
J: Menurut pasar prediksi Kalshi, kemungkinannya di bawah 25% untuk pembukaan kembali sebelum 15 April tetapi meningkat menjadi lebih dari 67% pada 1 Juni.
T: Mengapa Selat Hormuz penting bagi ekonomi global?
J: Ini adalah titik sempit maritim kritis yang menangani sekitar 20% transit minyak mentah dunia sebelum konflik, menjadikannya vital untuk stabilitas energi global.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait

25 มี.ค. 2026
Protes di Konferensi Energi CERAWeek di Houston

25 มี.ค. 2026
Klaim Panama Unit CK Hutchison Melebihi $2 Miliar