TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
3月 25, 2026
2 min read
25

CEO BlackRock Larry Fink menyatakan bahwa harga minyak dapat melonjak hingga $150 per barel, sebuah peristiwa yang ia yakini akan memicu resesi global. Prakiraan ini bergantung pada ancaman geopolitik yang terus-menerus dari Iran, terutama terkait rute perdagangan maritim, bahkan setelah perang saat ini berakhir.
Peringatan ini menyoroti pentingnya strategis Selat Hormuz, jalur vital untuk sekitar seperlima pasokan minyak mentah dan gas dunia. Fink menekankan bahwa jika Iran tetap menjadi ancaman bagi perdagangan dan stabilitas regional, harga minyak dapat tetap di atas $100 dan mendekati $150 selama bertahun-tahun, menyebabkan gangguan pasokan yang signifikan.
Menurut wawancara Fink dengan BBC, harga minyak yang bertahan di $150 per barel akan memiliki implikasi mendalam bagi ekonomi dunia, secara langsung menyebabkan resesi global. Hal ini menggarisbawahi sensitivitas pasar global terhadap keamanan pasokan energi dan ketidakstabilan geopolitik di Timur Tengah.
Prospek ekonomi global tetap sangat terikat pada harga energi dan stabilitas di Timur Tengah. Investor dan pembuat kebijakan akan memantau dengan cermat perkembangan terkait Iran dan dampaknya terhadap jalur pelayaran penting, karena hal ini menimbulkan risiko signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi.
T: Apa syarat utama agar harga minyak mencapai $150 menurut Larry Fink?
J: Jika Iran tetap menjadi ancaman yang terus-menerus terhadap perdagangan dan stabilitas regional, terutama di Selat Hormuz.
T: Apa konsekuensi ekonomi langsung dari harga minyak $150?
J: Resesi global.
Sumber: Reuters melalui Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.