TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Jan 30, 2026
2 min read
2

CEO Exxon Mobil Darren Woods mengumumkan bahwa perusahaan memiliki teknologi yang diperlukan untuk mengembangkan cadangan minyak mentah berat berbiaya tinggi Venezuela. Pernyataan ini menandakan potensi perubahan sikap perusahaan, tergantung pada perbaikan iklim investasi di negara tersebut.
Exxon Mobil meninggalkan Venezuela hampir dua dekade lalu setelah aset-asetnya dinasionalisasi. Meskipun CEO Darren Woods sebelumnya melabeli negara itu "tidak layak investasi", ia kini mengakui komitmen pemerintah AS untuk menciptakan lingkungan yang stabil bagi investasi. Woods menyatakan bahwa fokus saat ini pada stabilisasi ekonomi dan transisi menuju pemerintahan demokratis adalah tujuan yang tepat demi kepentingan Venezuela.
Woods menyoroti keunggulan teknologi Exxon, yang berasal dari pekerjaannya yang ekstensif dengan sumber daya minyak berat di Kanada. Ia menyatakan bahwa pendekatan canggih ini dapat menghasilkan "produksi berbiaya lebih rendah, pemulihan yang lebih tinggi, dan oleh karena itu lebih banyak barel ekonomis ke pasar". Lingkungan operasi yang lebih menguntungkan di Venezuela juga dapat berdampak positif pada stabilitas regional, terutama di dekat Guyana, tempat Exxon memiliki operasi signifikan.
Exxon Mobil tetap optimis namun hati-hati mengenai keterlibatan kembali dengan Venezuela. Meskipun perusahaan bersedia mengirim tim teknis, investasi di masa depan bergantung pada keberhasilan stabilisasi lanskap politik dan ekonomi negara tersebut. Teknologi minyak berat canggih perusahaan menempatkannya sebagai mitra potensial utama jika kondisi menjadi menguntungkan.
T: Teknologi apa yang dimiliki Exxon untuk minyak mentah Venezuela?
J: Exxon telah mengembangkan teknologi canggih untuk sumber daya minyak berat dari operasinya di Kanada, yang diklaim dapat menurunkan biaya produksi dan meningkatkan tingkat pemulihan.
T: Mengapa Exxon Mobil meninggalkan Venezuela sebelumnya?
J: Perusahaan tersebut pergi sekitar 20 tahun yang lalu setelah aset-asetnya di negara itu dinasionalisasi.
T: Bagaimana sikap Exxon saat ini mengenai investasi di Venezuela?
J: Perusahaan terbuka untuk terlibat kembali, tetapi menganggap stabilisasi politik dan ekonomi negara tersebut sebagai prasyarat untuk investasi baru.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait