TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Jan 30, 2026
3 min read
4

CEO Chevron Corporation memberikan beberapa pembaruan penting selama panggilan konferensi baru-baru ini, menyoroti kembalinya layanan dua dermaga Caspian Pipeline Consortium (CPC) dan mengklarifikasi penyebab pemadaman listrik di ladang minyak Tengiz. Perusahaan juga menguraikan sikap hati-hatinya terhadap Venezuela dan diskusi yang sedang berlangsung untuk peluang di Irak dan Libya.
CEO mengonfirmasi bahwa dua dermaga tambat di CPC kini telah beroperasi, dengan dermaga ketiga diharapkan akan kembali beroperasi akhir tahun ini setelah pemeliharaan besar. Perkembangan ini sangat penting untuk ekspor minyak dari wilayah Kaspia. Mengenai ladang minyak Tengiz, pemadaman listrik baru-baru ini disebabkan oleh masalah mekanis, bukan sabotase, meskipun penyelidikan masih berlanjut.
Mengenai strategi internasionalnya, Chevron menunggu stabilitas di Venezuela sebelum berkomitmen pada rencana jangka panjang, meskipun memiliki kapasitas untuk memurnikan tambahan 100.000 barel per hari minyak mentah Venezuela. Perusahaan juga sedang berdiskusi dengan Irak dan Libya untuk menjajaki investasi di ladang produksi yang sudah ada, dengan syarat mendapatkan keuntungan yang kompetitif. Selain itu, CEO menyatakan minat untuk memperluas jejak Chevron di sektor kimia.
Pemulihan dermaga CPC merupakan sinyal positif bagi stabilitas pasokan minyak global, berpotensi mengurangi hambatan logistik dari Kazakhstan. Posisi Chevron yang hati-hati namun siap di Venezuela menunjukkan kesiapan untuk bertindak jika kondisi politik dan ekonomi membaik, yang dapat memengaruhi aliran minyak mentah ke kilang-kilang Pantai Teluk AS. Pembicaraan eksplorasi di Irak dan Libya menggarisbawahi pengejaran strategis pertumbuhan di wilayah produksi yang sudah mapan, meskipun membawa risiko geopolitik yang akan dipantau ketat oleh investor. Strategi keseluruhan mencerminkan keseimbangan antara mengoptimalkan aset saat ini dan dengan hati-hati mencari peluang baru dengan pengembalian tinggi.
Chevron berfokus pada menjaga keandalan operasional sambil memposisikan diri secara strategis untuk pertumbuhan di masa depan. Pasar kemungkinan akan mengamati pemulihan penuh dermaga CPC ketiga dan setiap perkembangan konkret dari diskusi di Irak dan Libya. Pendekatan disiplin perusahaan terhadap investasi baru, yang mensyaratkan pengembalian yang kompetitif, tetap menjadi tema sentral untuk alokasi modalnya di masa depan.
T: Bagaimana status dermaga Caspian Pipeline Consortium (CPC)?
J: Dua dermaga tambat telah kembali beroperasi. Dermaga ketiga sedang dalam pemeliharaan dan diharapkan akan kembali beroperasi akhir tahun ini.
T: Apa rencana Chevron untuk Venezuela?
J: Chevron menunggu stabilitas lebih lanjut sebelum membuat rencana jangka panjang, tetapi memiliki kapasitas kilang untuk memproses tambahan 100.000 barel per hari minyak mentah Venezuela.
T: Apakah Chevron berekspansi ke negara lain?
J: Chevron sedang berdiskusi dengan Irak dan Libya untuk menjajaki peluang di ladang minyak yang sudah ada, tetapi setiap investasi akan bergantung pada pencapaian pengembalian yang kompetitif.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait