TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
4月 13, 2026
2 min read
5

Kontrak berjangka saham Eropa mengalami penurunan signifikan, anjlok lebih dari 1% pada hari Senin. Kontrak berjangka indeks STOXX 600 pan-Eropa merosot 1,3%, sementara kontrak berjangka DAX Jerman dan CAC 40 Prancis masing-masing turun 1,5% dan 0,5%, menyusul kegagalan negosiasi penting AS-Iran.
Optimisme dari minggu sebelumnya, yang melihat STOXX 600 naik 3% karena harapan gencatan senjata, telah menguap. Kecemasan investor meningkat setelah Amerika Serikat mengumumkan persiapan untuk memblokade Selat Hormuz yang strategis. Langkah ini mengancam akan mengganggu ekspor minyak Iran setelah upaya diplomatik gagal menyelesaikan konflik yang sedang berlangsung yang dimulai pada 28 Februari.
Ketegangan yang meningkat segera berdampak pada pasar komoditas, mendorong harga minyak melonjak melewati angka $100 per barel. Lonjakan ini telah memicu kembali kekhawatiran tentang inflasi, yang baru-baru ini menunjukkan tanda-tanda mereda. Akibatnya, ekspektasi investor telah bergeser secara dramatis mengenai kebijakan moneter. Data dari LSEG menunjukkan bahwa kontrak berjangka suku bunga kini memperkirakan hampir tiga kenaikan suku bunga 25 basis poin oleh Bank Sentral Eropa pada akhir tahun, sebuah pembalikan tajam dari perkiraan sebelumnya tentang jeda panjang atau penurunan suku bunga.
Sentimen pasar telah berubah negatif seiring dengan munculnya kembali risiko geopolitik. Investor kini bersiap menghadapi dampak gabungan dari harga energi yang lebih tinggi, inflasi yang persisten, dan sikap kebijakan moneter yang lebih agresif dari Bank Sentral Eropa.
T: Mengapa kontrak berjangka saham Eropa anjlok tajam?
J: Kontrak berjangka anjlok karena kegagalan pembicaraan diplomatik AS-Iran, yang meningkatkan ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan menambah ketidakpastian pasar.
T: Apa konsekuensi ekonomi utama dari kegagalan pembicaraan tersebut?
J: Konsekuensi utamanya adalah lonjakan harga minyak di atas $100 per barel, yang memicu kembali kekhawatiran inflasi dan menggeser ekspektasi ke arah kenaikan suku bunga oleh ECB.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait