TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
4月 16, 2026
2 min read
1

Komisi Eropa telah mengusulkan untuk mewajibkan Google membagikan data pencariannya dengan mesin pencari pihak ketiga. Ini termasuk data dari chatbot kecerdasan buatan dengan fungsionalitas pencarian. Langkah ini dimaksudkan untuk memastikan kepatuhan terhadap Undang-Undang Pasar Digital (Digital Markets Act/DMA).
Proposal UE bertujuan untuk meningkatkan persaingan dengan memungkinkan mesin pencari pesaing mengoptimalkan layanan mereka dan menantang posisi pasar Google. Namun, Google telah menyuarakan penolakan keras. Clare Kelly, penasihat senior persaingan Google, berpendapat bahwa langkah-langkah tersebut adalah tindakan berlebihan yang akan memaksa perusahaan untuk membagikan data pengguna sensitif dengan perlindungan privasi yang tidak memadai.
Perkembangan ini menambah tantangan regulasi Google di Eropa, di mana perusahaan tersebut telah menghadapi denda antimonopoli sebesar 9,71 miliar euro sejak 2017. Berdasarkan Digital Markets Act, denda untuk ketidakpatuhan dapat mencapai hingga 10 persen dari total pendapatan tahunan global perusahaan, menimbulkan risiko finansial yang signifikan.
Pihak-pihak yang berkepentingan memiliki waktu hingga 1 Mei untuk memberikan masukan mengenai langkah-langkah yang diusulkan. Keputusan akhir oleh Komisi Eropa diantisipasi pada bulan Juli. Hasilnya dapat membentuk kembali pasar pencarian online dan menjadi preseden untuk regulasi akses data secara global.
T: Apa itu Digital Markets Act?
J: DMA adalah undang-undang Uni Eropa yang dirancang untuk menciptakan sektor digital yang lebih adil dan kompetitif dengan mengatur praktik platform online besar yang ditetapkan sebagai 'gatekeeper'.
T: Apa keberatan utama Google terhadap proposal tersebut?
J: Kekhawatiran utama Google adalah bahwa berbagi data pencarian pengguna dengan pihak ketiga akan membahayakan privasi dan keamanan informasi sensitif penggunanya secara serius.
Sumber: Reuters via Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait