TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
4月 16, 2026
2 min read
15

Investor mendesak Mercedes-Benz mengenai strategi pemulihannya untuk Tiongkok, menyoroti kekhawatiran bahwa fokus ketat pada kemewahan dapat menghambat pertumbuhan. Produsen mobil Jerman tersebut mengalami penurunan penjualan sebesar 19 persen di Tiongkok tahun lalu, dengan penurunan yang memburuk menjadi 27 persen pada kuartal pertama.
Mercedes-Benz, bersama dengan para pesaingnya BMW dan Audi, kehilangan pangsa pasar dari pesaing lokal yang bergerak cepat seperti BYD, NIO, dan Li Auto. Merek-merek ini menarik konsumen dengan mobil premium berteknologi canggih dengan harga lebih rendah, menggeser permintaan pasar dari tradisi ke inovasi.
Pemegang saham utama seperti Union Investment telah memperingatkan agar tidak terlalu fokus pada kemewahan. Sebagai tanggapan, CEO Ola Kaellenius menguraikan serangan produk besar-besaran, termasuk tujuh model baru pada tahun 2027 dan sistem bantuan pengemudi canggih yang dikembangkan bersama dengan perusahaan teknologi Tiongkok Momenta untuk memenuhi permintaan lokal.
Mercedes-Benz menghadapi tantangan kritis untuk mengadaptasi strategi globalnya ke pasar Tiongkok yang berpusat pada teknologi. Perusahaan menargetkan penjualan tahunan jangka menengah sebesar 500.000 hingga 600.000 kendaraan, tetapi keberhasilannya akan bergantung pada integrasi inovasi lokal secara efektif.
T: Mengapa penjualan Mercedes-Benz menurun di Tiongkok?
J: Perusahaan menghadapi persaingan ketat dari merek-merek lokal yang memprioritaskan teknologi dan inovasi, pendorong pembelian utama bagi konsumen Tiongkok.
T: Apa rencana pemulihan Mercedes untuk Tiongkok?
J: Rencana tersebut mencakup peluncuran tujuh model baru pada tahun 2027 dan penerapan teknologi mengemudi canggih yang dikembangkan melalui kemitraan lokal untuk lebih selaras dengan ekspektasi pelanggan.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait