TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Apr 16, 2026
2 min read
24

El Al Israel Airlines telah mengumumkan ekspansi armada yang signifikan, menyetujui pembelian hingga 12 pesawat 787 Dreamliner tambahan dari Boeing. Kesepakatan tersebut, senilai sekitar $1,5 miliar, merupakan komponen kunci dari strategi maskapai untuk memodernisasi armada jarak jauhnya.
Perjanjian tersebut mencakup pelaksanaan opsi untuk enam 787-9 Dreamliner dan konversi opsi untuk empat pesawat menjadi model 787-10 yang lebih canggih. Pesawat-pesawat ini dijadwalkan untuk dikirim antara tahun 2030 dan 2032. Kesepakatan ini juga memberikan El Al opsi baru untuk mengakuisisi hingga enam pesawat 787 lagi untuk pengiriman antara tahun 2033 dan 2035.
Ekspansi armada ini terjadi saat El Al memanfaatkan posisi pasarnya yang semakin kuat. Dengan banyaknya maskapai asing yang menangguhkan penerbangan ke Israel karena konflik regional, maskapai penerbangan nasional Israel ini telah membangun hampir monopoli pada rute-rute internasional utama. Hal ini menghasilkan kinerja keuangan yang kuat, dengan laba bersih yang dilaporkan sebesar $117 juta pada tahun 2023.
Maskapai ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas operasional dan efisiensinya, terutama pada rute-rute yang menguntungkan ke Amerika Serikat dan Asia. Dengan memperluas armada modernnya, El Al bersiap untuk kembalinya pesaing asing dan bertujuan untuk mengamankan kepemimpinan pasarnya.
El Al saat ini mengoperasikan 17 Boeing 787 dan memperkirakan jumlah ini akan bertambah menjadi 28 pada akhir dekade ini, dengan potensi mencapai 34 jika semua opsi dilaksanakan. Maskapai tersebut menyatakan akan mengevaluasi opsi pembiayaan mendekati tanggal pengiriman.
Langkah ini melanjutkan hubungan jangka panjang El Al dengan Boeing, mempertahankan armada serba Boeing sejak didirikan pada tahun 1948. Meskipun ada ekspansi strategis ini, saham El Al mengalami penurunan 1,9% dalam perdagangan sore di Tel Aviv setelah pengumuman tersebut.
Akuisisi Boeing 787 Dreamliner baru oleh El Al menandai langkah penting dalam strategi pertumbuhan dan modernisasi jangka panjangnya. Investasi ini dirancang untuk meningkatkan pengalaman penumpang, meningkatkan efisiensi bahan bakar, dan menambah kapasitas. Tantangan utama ke depan adalah mempertahankan keunggulan kompetitif dan struktur harga saat maskapai penerbangan internasional melanjutkan layanan mereka ke Israel.
T: Berapa banyak pesawat baru yang dibeli El Al?
J: El Al melaksanakan opsi untuk membeli sepuluh pesawat, enam 787-9 dan empat 787-10, serta telah mengamankan opsi baru untuk hingga enam 787 tambahan.
T: Berapa nilai total kesepakatan pesawat ini?
J: Bagian awal dari kesepakatan yang diamandemen dengan Boeing ini bernilai $1,5 miliar.
T: Bagaimana dampak kesepakatan ini terhadap armada El Al?
J: Kesepakatan ini akan secara signifikan memodernisasi armada jarak jauh El Al, meningkatkan jumlah 787 dari 17 menjadi potensi 34, meningkatkan efisiensi dan kapasitas.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.