Saham DraftKings Turun karena Pendapatan Taruhan NFL yang Lemah

User profile image

TrustFinance Global Insights

Jan 16, 2026

2 min read

1

Saham DraftKings Turun karena Pendapatan Taruhan NFL yang Lemah

Saham Perjudian Anjlok Akibat Penurunan Pendapatan Taruhan

Saham-saham perjudian, yang dipimpin oleh DraftKings (NASDAQ:DKNG) dan Flutter Entertainment (NYSE:FLTR), mengalami penurunan tajam pada hari Jumat. Hal ini menyusul laporan dari Komisi Permainan Negara Bagian New York yang menunjukkan penurunan sekitar 40% pendapatan kotor perjudian dari tahun ke tahun selama akhir pekan Wild Card NFL.

Gambaran Umum Situasi

Komisi Permainan Negara Bagian New York melaporkan pendapatan kotor perjudian sebesar $37,3 juta untuk minggu yang berakhir pada 11 Januari, penurunan signifikan dari $62 juta pada periode yang sama tahun lalu. Penurunan ini sangat mencolok karena akhir pekan Wild Card secara tradisional merupakan periode puncak untuk taruhan olahraga, dengan volume petaruh yang tinggi dan perhatian pada pertandingan-pertandingan besar.

Dampak pada Pasar

Berita ini memicu aksi jual besar-besaran di sektor perjudian. Saham DraftKings anjlok 7%, dan saham Flutter Entertainment turun 4%. Dampaknya meluas, dengan operator besar lainnya seperti Caesars Entertainment (NASDAQ:CZR), Wynn Resorts (NASDAQ:WYNN), dan MGM Resorts (NYSE:MGM) juga melihat saham mereka turun lebih dari 2%.

Ringkasan

Angka pendapatan yang mengecewakan menimbulkan pertanyaan tentang lanskap kompetitif perjudian olahraga daring. Peningkatan aktivitas yang bersamaan pada platform pasar prediksi alternatif menunjukkan potensi pergeseran perilaku konsumen yang dapat menantang operator yang sudah mapan di masa mendatang.

FAQ

T: Mengapa saham DraftKings anjlok tajam?
J: Saham tersebut turun 7% setelah data mengungkapkan penurunan 40% dalam pendapatan taruhan olahraga daring New York selama akhir pekan Wild Card NFL.

T: Perusahaan lain mana saja yang terpengaruh?
J: Flutter Entertainment, Caesars, Wynn Resorts, MGM Resorts, dan Las Vegas Sands juga mengalami penurunan harga saham menyusul berita tersebut.

Sumber: Investing.com

Ditulis oleh

User profile image

TrustFinance Global Insights

AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.