Venezuela akan Melanjutkan Penjualan Dolar untuk Menstabilkan Bolivar

User profile image

TrustFinance Global Insights

जन. १६, २०२६

2 min read

2

Venezuela akan Melanjutkan Penjualan Dolar untuk Menstabilkan Bolivar

Venezuela Lanjutkan Penjualan Dolar untuk Dukung Mata Uang

Venezuela dilaporkan bersiap untuk melanjutkan penjualan dolar AS guna menstabilkan mata uang nasionalnya, bolivar, setelah gangguan akibat blokade minyak AS. Menurut laporan, bank-bank di Caracas telah mulai menawarkan dolar kepada klien korporat, menandai pasokan signifikan pertama dari pemerintah sejak pertengahan Desember.

Tinjauan Situasi

Langkah ini diambil setelah bolivar mengalami volatilitas signifikan akibat blokade ekspor minyak, yang membatasi sumber utama mata uang asing pemerintah. Pada puncaknya, mata uang tersebut melemah lebih dari 20% menjadi sekitar 800 per dolar. Menyusul berita intervensi dan otorisasi AS bagi beberapa pedagang untuk menjual minyak Venezuela, bolivar sejak itu telah stabil dalam perdagangan paralel di bawah 500 per dolar.

Dampak pada Ekonomi

Injeksi dolar ke pasar adalah upaya langsung untuk mengekang hiperinflasi dan memulihkan kepercayaan terhadap bolivar. Dengan meningkatkan pasokan mata uang asing, pemerintah bertujuan untuk mengurangi tekanan pada nilai tukar paralel, yang sangat memengaruhi harga domestik. Keberhasilan langkah ini akan bergantung pada konsistensi dan volume dana yang tersedia.

Ringkasan

Pelaku pasar akan memantau dengan cermat volume dan keteraturan penjualan dolar. Kinerja bolivar dalam beberapa minggu mendatang akan menjadi indikator utama efektivitas awal kebijakan tersebut dalam menstabilkan ekonomi negara.

FAQ

T: Mengapa Venezuela melanjutkan penjualan dolar?
J: Untuk menstabilkan mata uangnya, bolivar, yang sangat bergejolak akibat blokade minyak AS yang memutus pendapatan mata uang asing.

T: Apa dampak terbaru pada bolivar?
J: Mata uang tersebut melemah secara signifikan, pada satu titik jatuh lebih dari 20% menjadi 800 per dolar, sebelum stabil di bawah 500 per dolar setelah berita tersebut.

Sumber: Investing.com

Ditulis oleh

User profile image

TrustFinance Global Insights

AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.