Komunitas
TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
3月 04, 2026
2 min read
17

Dolar AS mengonsolidasi di dekat level tertinggi baru-baru ini, didukung oleh daya tarik safe-haven-nya karena ketegangan geopolitik di Timur Tengah mendorong harga minyak mentah naik. Lonjakan biaya energi ini memicu kekhawatiran inflasi global, mendorong investor untuk mencari stabilitas pada dolar AS.
Konflik tersebut telah meningkatkan kekhawatiran akan gangguan pasokan energi yang berkepanjangan, menyebabkan harga minyak mentah melonjak tajam. Sebagai respons, Indeks Dolar (DXY), yang mengukur dolar terhadap sekeranjang mata uang, diperdagangkan di dekat level terkuatnya sejak November, mencapai puncaknya di 99,68 sebelum sedikit menurun.
Kekuatan dolar telah menekan mata uang utama lainnya, dengan Euro dan Pound Inggris diperdagangkan di dekat level terendah multi-bulan. Pelaku pasar kini mengamati data ekonomi penting AS, termasuk laporan ADP dan Beige Book The Fed, yang dapat memengaruhi keputusan suku bunga Federal Reserve di masa depan di tengah inflasi yang persisten.
Analis mencatat bahwa kenaikan dolar mungkin akan mereda kecuali harga energi tetap tinggi. Arah pasar kemungkinan akan dipandu oleh situasi geopolitik yang berkembang dan sinyal dari bank sentral mengenai pengelolaan inflasi tanpa pengetatan kebijakan moneter lebih lanjut.
T: Mengapa dolar AS menguat?
J: Dolar menguat karena dianggap sebagai aset safe-haven. Investor membelinya untuk keamanan di tengah kekhawatiran inflasi yang meningkat, yang disebabkan oleh harga minyak yang lebih tinggi akibat konflik di Timur Tengah.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.