TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Mar 05, 2026
2 min read
38

Reli signifikan dolar AS terhenti pada hari Kamis, memberikan jeda sementara bagi mata uang utama lainnya seperti euro dan sterling. Jeda ini disebabkan oleh optimisme pasar yang rapuh bahwa konflik di Timur Tengah mungkin akan mereda, meskipun ada penolakan resmi dari Teheran. Indeks dolar melemah dari level tertinggi tiga bulan menjadi 98,78.
Euro mengalami kenaikan marjinal menjadi $1,1636 setelah mencapai level terendah tiga bulan di awal minggu, sementara sterling bertahan stabil di $1,3366. Sentimen pasar juga didukung oleh data ekonomi AS yang kuat, yang menunjukkan aktivitas sektor jasa melonjak ke level tertinggi 3-1/2 tahun pada bulan Februari. Ahli strategi mata uang Carol Kong mencatat bahwa meskipun situasi geopolitik tetap tidak pasti, pasar telah mengadopsi pandangan yang relatif tenang untuk saat ini.
Lonjakan harga energi yang berasal dari konflik telah mengintensifkan kekhawatiran inflasi, secara langsung memengaruhi prospek bank sentral. Bas van Geffen, seorang ahli strategi makro di Rabobank, menyoroti bahwa pasar menilai konflik sebagai risiko inflasi utama. Hal ini telah menyebabkan pasar memperkirakan lebih sedikit pemotongan suku bunga dari Federal Reserve dan Bank of England. Sebaliknya, pasar uang untuk euro sekarang menunjukkan probabilitas 40% bahwa Bank Sentral Eropa mungkin perlu menaikkan suku bunga sebelum akhir tahun.
Meskipun ada jeda, dolar mempertahankan kenaikan lebih dari 1% untuk minggu ini, menggarisbawahi daya tariknya sebagai aset safe-haven di masa-masa yang bergejolak. Arah pasar tetap sangat bergantung pada perkembangan geopolitik dan dampaknya terhadap inflasi serta kebijakan bank sentral. Para pedagang akan terus memantau berita dari Timur Tengah dan data ekonomi yang akan datang dengan cermat untuk petunjuk lebih lanjut.
T: Mengapa reli dolar AS terhenti?
J: Reli terhenti terutama karena sedikit peningkatan sentimen pasar yang didorong oleh harapan tentatif untuk de-eskalasi konflik di Timur Tengah, di samping data ekonomi AS yang kuat.
T: Bagaimana konflik Timur Tengah memengaruhi kebijakan bank sentral?
J: Konflik tersebut mendorong kenaikan harga energi dan kekhawatiran inflasi. Hal ini menyebabkan pasar mengantisipasi lebih sedikit pemotongan suku bunga dari Federal Reserve AS dan Bank of England, dan bahkan memperkirakan potensi kenaikan suku bunga dari Bank Sentral Eropa.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait