TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Mar 13, 2026
2 min read
32

Dolar AS siap untuk kenaikan mingguan kedua berturut-turut, mencapai level tertinggi sejak November. Kekuatan mata uang ini didorong oleh daya tariknya sebagai aset safe-haven utama di tengah meningkatnya gejolak geopolitik yang berasal dari perang di Iran dan kekhawatiran inflasi global yang meningkat.
Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap sekeranjang mata uang, telah melonjak karena konflik mengganggu jalur pelayaran utama seperti Selat Hormuz, menyebabkan harga minyak melonjak. Akibatnya, mata uang utama lainnya seperti euro dan yen telah melemah, dengan yen mendekati level yang dapat memicu intervensi dari otoritas Jepang.
Investor semakin khawatir tentang kombinasi berbahaya antara inflasi yang lebih tinggi dan pertumbuhan ekonomi yang lebih rendah. Dolar tidak hanya diuntungkan dari aliran safe-haven tetapi juga dari posisi Amerika Serikat sebagai eksportir energi bersih. Semua mata kini tertuju pada pertemuan Federal Reserve dan Bank Sentral Eropa yang akan datang untuk melihat bagaimana mereka akan mengatasi guncangan harga energi.
Kekuatan dolar diperkirakan akan bertahan selama ketidakpastian geopolitik tetap tinggi. Para pedagang akan terus memantau sinyal kebijakan bank sentral dan perkembangan di Timur Tengah untuk arah di masa depan.
T: Mengapa dolar AS menguat?
J: Dolar menguat karena statusnya sebagai aset safe-haven selama gejolak geopolitik, seperti konflik di Iran, dan kekhawatiran atas inflasi global serta pertumbuhan yang melambat.
T: Apa itu indeks dolar?
J: Indeks dolar mengukur nilai dolar AS terhadap sekeranjang enam mata uang asing utama, termasuk Euro dan Yen Jepang.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait