TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
May 07, 2026
2 min read
7

Dolar AS tetap berada di bawah tekanan, dipengaruhi oleh optimisme geopolitik di Timur Tengah dan intervensi mata uang yang signifikan dari otoritas Jepang. Harapan untuk de-eskalasi ketegangan AS-Iran telah meredakan kekhawatiran harga minyak, mengurangi daya tarik dolar sebagai aset safe-haven dan mendorong indeks dolar turun ke 97.950.
Yen Jepang menguat secara signifikan menyusul dugaan intervensi pasar. Otoritas dilaporkan menjual sekitar $35 miliar minggu lalu untuk mendukung mata uang mereka, menyebabkan dolar jatuh serendah 155,00 yen. Para pedagang tetap berhati-hati karena diplomat mata uang utama Jepang mengkonfirmasi bahwa negara tersebut tidak dibatasi dalam langkah-langkah intervensi.
Penurunan harga minyak memberikan dorongan bagi euro, yang naik 0,1% menjadi $1,1757, karena Eropa sangat bergantung pada energi impor. Imbal hasil Treasury AS yang lebih rendah juga mencerminkan berkurangnya ekspektasi pasar untuk kenaikan suku bunga Federal Reserve, yang semakin membebani dolar. Namun, ketidakpastian tetap ada, dengan harga minyak mentah Brent sedikit lebih tinggi.
Arah pasar kemungkinan akan ditentukan oleh kemajuan diplomatik di Timur Tengah dan tindakan mata uang lebih lanjut oleh Jepang. Kedua faktor ini diperkirakan akan tetap menjadi pendorong utama valuasi dolar dalam waktu dekat.
T: Mengapa dolar AS melemah?
J: Dolar melemah karena berkurangnya permintaan safe-haven di tengah harapan de-eskalasi geopolitik dan intervensi agresif oleh Jepang untuk memperkuat mata uangnya, yen.
T: Bagaimana intervensi Jepang memengaruhi pasar mata uang?
J: Penjualan dolar AS oleh Jepang untuk membeli yen meningkatkan nilai yen, mendorong nilai tukar USD/JPY lebih rendah dan berkontribusi pada pelemahan dolar secara luas.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait