TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Feb 20, 2026
2 min read
9

Mahkamah Agung AS telah membatalkan tarif mantan Presiden Trump, menyatakan bahwa ia melampaui wewenang hukumnya. Keputusan ini dapat mengharuskan pemerintah untuk mengembalikan perkiraan $150 miliar hingga $200 miliar kepada perusahaan-perusahaan yang telah membayar bea masuk tersebut.
Setelah putusan tersebut, saham-saham mengalami kenaikan moderat sekitar 0,5%, dipimpin oleh saham-saham siklikal konsumen dan peritel. Bersamaan dengan itu, imbal hasil obligasi Treasury 10 tahun sedikit naik menjadi 4,102% karena investor obligasi mulai mempertimbangkan implikasi fiskal yang signifikan dari keputusan tersebut.
Keputusan ini dapat menguntungkan industri seperti produsen mobil dan importir barang konsumen yang berhak menerima pengembalian dana. Namun, potensi pembayaran ini telah meningkatkan kekhawatiran atas defisit pemerintah AS, memicu ketakutan akan aksi jual obligasi Treasury oleh apa yang disebut "bond vigilantes" yang menghukum ketidakbertanggungjawaban fiskal yang dirasakan.
Ketidakpastian yang signifikan tetap ada mengenai jangka waktu pengembalian dana potensial dan apakah pemerintah akan mencari jalur hukum alternatif untuk memberlakukan kembali bea perdagangan. Reaksi jangka panjang pasar akan bergantung pada respons pemerintah dan dampak akhir terhadap kebijakan fiskal AS.
Q: Mengapa tarif dibatalkan?
A: Mahkamah Agung menegaskan bahwa presiden melampaui wewenangnya berdasarkan undang-undang tahun 1977 yang digunakan untuk membenarkan penerapan bea masuk tersebut.
Q: Apa risiko utama bagi pasar obligasi?
A: Pengembalian dana pemerintah dalam jumlah besar dapat meningkatkan defisit AS, berpotensi mendorong investor untuk menjual obligasi Treasury, yang akan menaikkan imbal hasil.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait